Pertamina Perkuat Digitalisasi Sektor Hulu Hingga Hilir
Sabtu, 09 Januari 2021 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
Yang pertama, Horizontal Digital Transformation. Pada aspek ini, dibutuhkan konektivitas/keterhubungan yang luas serta proses integrasi di dalam perusahaan, yakni dalam Pertamina Value Chain, dari Hulu hingga Hilir.
Lalu, kedua, Solution Realtime Analytics Insight yang bertujuan untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat.
“Contohnya solusi Predictive Maintenance di Upstream dan Refinery dapat menghitung ketidaknormalan di fase awal, sehingga pemeliharaan bisa segera dilakukan, untuk meningkatkan keandalan dan produksi,” ujarnya.
“Ada juga Realtime Monitoring Ship Movement. Teknologi dihadirkan untuk memaksimalkan waktu pengiriman. Ini yang dilakukan pada Digitalisasi SPBU yang telah rampung di mana potensi penerapan artificial intelligence dapat membantu memahami pelanggan lebih baik dan berinovasi untuk meningkatkan layanan kami. Juga dapat digunakan untuk memonitor semua level dan target dari distribusi BBM bersubsidi,” tuturnya.
Yang ketiga, lanjut Nicke, Digital Integration dalam semua level kerja, yang bertujuan untuk melakukan improve skill dan budaya kerja serta untuk membentuk digital culture di semua level. Dengan hadirnya Digital Integration ini, Pertamina dapat mengimplementasikan pusat data dan modernisasi aplikasi yang dapat meringkas big data untuk memastikan kebutuhan data di setiap proses bisnis.
Lalu, kedua, Solution Realtime Analytics Insight yang bertujuan untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat.
“Contohnya solusi Predictive Maintenance di Upstream dan Refinery dapat menghitung ketidaknormalan di fase awal, sehingga pemeliharaan bisa segera dilakukan, untuk meningkatkan keandalan dan produksi,” ujarnya.
“Ada juga Realtime Monitoring Ship Movement. Teknologi dihadirkan untuk memaksimalkan waktu pengiriman. Ini yang dilakukan pada Digitalisasi SPBU yang telah rampung di mana potensi penerapan artificial intelligence dapat membantu memahami pelanggan lebih baik dan berinovasi untuk meningkatkan layanan kami. Juga dapat digunakan untuk memonitor semua level dan target dari distribusi BBM bersubsidi,” tuturnya.
Yang ketiga, lanjut Nicke, Digital Integration dalam semua level kerja, yang bertujuan untuk melakukan improve skill dan budaya kerja serta untuk membentuk digital culture di semua level. Dengan hadirnya Digital Integration ini, Pertamina dapat mengimplementasikan pusat data dan modernisasi aplikasi yang dapat meringkas big data untuk memastikan kebutuhan data di setiap proses bisnis.
Lihat Juga :