Kepatuhan Prokes Belum Merata, DPR: Perlu Ada Reward dan Punishment

Sabtu, 09 Januari 2021 - 13:29 WIB
loading...
Kepatuhan Prokes Belum...
Saat ini kasus Corona masih terus naik. Penambahan kasus Covid-19 dari data Satgas Penanganan Covid-19 per 8 Januari 2021 mengalami kenaikan signifikan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Saat ini kasus virus Corona (Covid-19) masih terus mengalami kenaikan. Bahkan, penambahan kasus Covid-19 dari data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per 8 Januari 2021 mengalami kenaikan yang signifikan. Dalam sehari bertambah sebanyak 10.617 kasus.

(Baca juga: Beredar Video Istri Wabup Wajo Joget Tanpa Prokes, Aktivis: Preseden Buruk)

Anggota Komisi IX DPR, Muchamad Nabil Haroen pun mengatakan, jika salah satu kenaikan kasus Corona ini dikarenakan karena tingkat kepatuhan protokol kesehatan ( prokes ) belum merata.

(Baca juga: Disiplin Prokes Menurun, Pengamat: Sosialisasi Jangan Kendor)

"Saya ingin sampaikan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan ini belum merata," ungkap Nabil dalam 'Polemik MNC Trijaya: Kesiapan Daerah Hadapi PPKM' secara virtual, Sabtu (9/1/2021).

(Baca juga: Banyak WNA Bandel Prokes Jadi Sorotan Jelang Pembatasan di Bali)

Bahkan, kata Nabil, hingga saat ini masih ada masyarakat di daerah-daerah yang tidak percaya dengan Covid-19. "Di daerah-daerah yang saya lihat sendiri, bahkan tidak hanya taat protokol kesehatan bahkan masih ada yang tidak percaya Covid sampai hari ini. Ini sungguh menyedihkan sekali," katanya.

Oleh karena itu, Nabil mengatakan ada beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah. "Nah apa yang kemudian diperlukan oleh bangsa kita saat ini? Yang pertama dan kebijakan yang konsisten itu penting. Yang kedua bagaimana implementasi dari aturan-aturan atau kebijakan-kebijakan yang dibuat itu benar betul-betul berjalan di lapangan," ujarnya.

Kemudian, Nabil menjelaskan, jika perlu mekanisme reward dan punishment bagi yang taat dan melanggar protokol kesehatan. "Saya berkali-kali menyampaikan perlu ada mekanisme-mekanisme reward dan punishment bagi mereka yang apa namanya taat maupun yang melanggar," jelasnya.

"Begitu juga dengan daerah-daerah yang apa namanya betul-betul bisa menjalankan protokol kesehatan dengan baik maka pemerintah juga wajib memberikan reward dan punishment itu," tambah Nabil.

Nabil mengatakan jangan sampai aturan-aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak berjalan. "Saya kira itu menjadi salah satu itu apa namanya cara supaya betul-betul kebijakan itu berjalan. Jangan sampai apa namanya aturan, aturan, aturan, aturan dibuat di hulu tapi di hilirnya tidak jalan ya. Itu sama saja bohong," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Pentingnya Taiwan Menghadapi...
Pentingnya Taiwan Menghadapi Pandemi di Masa Depan
Cegah Lonjakan Kasus...
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Partai Perindo Minta Pemerintah Gencarkan Vaksin dan Prokes
Satgas Covid-19 Terbitkan...
Satgas Covid-19 Terbitkan SE Terbaru, Apa Isinya?
Kasus Covid-19 Kembali...
Kasus Covid-19 Kembali Naik, Wakil Ketua MPR: Protokol Kesehatan Harus Diaktifkan Lagi
Masyarakat Diimbau agar...
Masyarakat Diimbau agar Disiplin Lagi Memakai Masker
Waspada Virus MERS,...
Waspada Virus MERS, Jemaah Haji Diminta Jaga Jarak dari Unta dan Terapkan Prokes
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Kasus Pneumonia Meningkat,...
Kasus Pneumonia Meningkat, Berikut Langkah Pencegahannya
Rekomendasi
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Berita Terkini
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved