8,87% Kasus Covid-19 Diderita Anak-Anak, Satgas: Paling Banyak Usia SD
Kamis, 07 Januari 2021 - 21:19 WIB
loading...
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, anak usia SD paling banyak menderita Covid-19. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan dalam hal pembukaan pembelajaran tatap muka, pemerintah daerah perlu memperhatikan data perkembangan kasus Covid-19. Khususnya data Covid-19 pada usia anak sekolah.
(BACA JUGA : Disiplin Protokol Kesehatan Turun, Kasus Covid-19 Meningkat 113% )
“Berdasarkan hasil analisis data Covid-19 pada rentang usia sekolah diketahui bahwa jumlahnya menyumbang sebesar 8,87% dari total kasus nasional,” katanya saat konferensi pers, Kamis (7/1/2021). (Baca juga: Disiplin Prokes Turun, Satgas: Bukan Hanya Salah Masyarakat tapi Juga Pemda)
Dia mengatakan presentase tertinggi kasus Covid-19 adalah pada anak usia pendidikan SD atau 7- 12 tahun yakni 29,8%. Kemudian diikuti usia SMA atau 16-18 tahun sebesar 23,17%. Lalu usia SMP atau 13-15 tahun sebesar 18,8%. Kemudian usia TK atau 3-6 tahun 14,3 persen dan terakhir usia PAUD atau 0-2 tahun sebesar 13,8%. “Jika kita menelaah dari trennya, kita bisa lihat terjadi ada peningkatan kasus konfirmasi pada setiap penggolongan umur. Bahkan pada tiga golongan umur yakni setara TK, PAUD, dan SD kennaikannya di atas 50% hanya dalam kurun waktu satu bulan (November-Desember 2020),” tuturnya. (Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 9.321, Wiku: Ini Angka Tertinggi Sejak Awal Pandemi)
Sementara dari sebaran kasus positif covid pada usia anak, Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Barat dan Banten konsisten tempati peeringkat 10 besar daerah dengan konfirmasi kasus tertinggi. Di mana DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah konsisten tempati empat teratas pada seluruh golongan umur rentang usia sekolah. Sementara kasus kematian karena Covid-19 pada usia anak tersebar di beberapa provinsi.
(BACA JUGA : Disiplin Protokol Kesehatan Turun, Kasus Covid-19 Meningkat 113% )
“Berdasarkan hasil analisis data Covid-19 pada rentang usia sekolah diketahui bahwa jumlahnya menyumbang sebesar 8,87% dari total kasus nasional,” katanya saat konferensi pers, Kamis (7/1/2021). (Baca juga: Disiplin Prokes Turun, Satgas: Bukan Hanya Salah Masyarakat tapi Juga Pemda)
Dia mengatakan presentase tertinggi kasus Covid-19 adalah pada anak usia pendidikan SD atau 7- 12 tahun yakni 29,8%. Kemudian diikuti usia SMA atau 16-18 tahun sebesar 23,17%. Lalu usia SMP atau 13-15 tahun sebesar 18,8%. Kemudian usia TK atau 3-6 tahun 14,3 persen dan terakhir usia PAUD atau 0-2 tahun sebesar 13,8%. “Jika kita menelaah dari trennya, kita bisa lihat terjadi ada peningkatan kasus konfirmasi pada setiap penggolongan umur. Bahkan pada tiga golongan umur yakni setara TK, PAUD, dan SD kennaikannya di atas 50% hanya dalam kurun waktu satu bulan (November-Desember 2020),” tuturnya. (Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 9.321, Wiku: Ini Angka Tertinggi Sejak Awal Pandemi)
Sementara dari sebaran kasus positif covid pada usia anak, Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Barat dan Banten konsisten tempati peeringkat 10 besar daerah dengan konfirmasi kasus tertinggi. Di mana DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah konsisten tempati empat teratas pada seluruh golongan umur rentang usia sekolah. Sementara kasus kematian karena Covid-19 pada usia anak tersebar di beberapa provinsi.
Lihat Juga :