Cegah Corona, DPR Desak Pemda Tegas dan Keras Tegakkan Prokes

Kamis, 07 Januari 2021 - 13:12 WIB
loading...
Cegah Corona, DPR Desak...
Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mendesak pemerintah daerah (Pemda) untuk semakin keras dan tegas dalam menegakkan protokol kesehatan (Prokes). Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mendesak pemerintah daerah ( Pemda ) untuk semakin keras dan tegas dalam menegakkan protokol kesehatan ( Prokes ). Dia mendorong pelibatan TNI dan Polri untuk lebih diintesifkan dalam menegakkan wibawa Prokes .

(Baca juga: Ketatnya Protokol Kesehatan di Tes Pramusim MotoGP 2021)

"Kita mendesak kepada pemerintah daerah untuk semakin keras dalam menegakkan protokol kesehatan," ujar Rahmad Handoyo dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Kamis (7/1/2021).

(Baca juga: Jokowi: Kita Harus Kerja Mati-matian agar Protokol Kesehatan Dijalankan)

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menilai tepat kebijakan pemerintah yang memutuskan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat di Jawa dan Bali mulai 11-25 Januari 2021.

(Baca juga: Covid-19 Masih Mengancam, Pejabat Baru Polda Jateng Diwanti-wanti Jaga Protokol Kesehatan)

Sebab kata dia, data pasien yang terpapar positif virus Corona (Covid-19) terus mengalami kenaikan dan beberapa hari terakhir terus di atas 8000 orang jumlah yang terpapar virus tersebut.

Dampaknya, kondisi keterisian rumah sakit (RS) dan terkhusus ICU di RS juga mengkhawatirkan. "Melihat situasi Pemerintah tepat mengambil langkah cepat dan darurat untuk lebih membatasi pergerakan orang kerja di kantor, masa jam mall maupun pembatasan orang berkerumun. Dan untuk beberapa hari ke depan tentu akan terus akan di evaluasi smoga kebijakan ini berdampak penurunam angka Covid," tuturnya.

Selain itu, dia mengajak semua pihak untuk benar-benar memperhatikan bahwa semakin banyak yang membutuhkan RS dan semakin banyak membutuhkan ICU. Sedangkan ketersediaan fasilitas kesehatan itu kata dia, juga mengkhawatirkan.

"Agar informasi itu sampai ke rakyat risiko besar bila orang sakit serius tidak tersedia RS, untuk itu dalam membantu dan kerja sama akan situasi seperti ini saya dan kita semua untuk benar-benar patuh dan taat terhadap protokol kesehatan. Sekali lagi, hanya dengan protokol kesehatan yang efektif menyelamatkan kita, namun sebaliknya abai protokol kesehatan lonceng dan alarm bahaya mengintai lingkungan dan rumah kita," ujarnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Dialog Terbuka Presiden...
Dialog Terbuka Presiden Prabowo Perlu Diperluas ke Kementerian hingga Pemda
Kemendagri Canangkan...
Kemendagri Canangkan Satpol PP sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Asri
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Rekomendasi
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Bek Arab Saudi Abdulelah...
Bek Arab Saudi Abdulelah al-Amri Koyak Gawang Uruguay di Babak Pertama
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Berita Terkini
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Infografis
Makanan yang Baik untuk...
Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak dan Bisa Cegah Pikun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved