Buya Syafii Dorong PJB Terus Jaga Integritas dan Profesionalisme
Kamis, 07 Januari 2021 - 07:05 WIB
loading...
Cendekiawan muslim Ahmad Syafii Maarif (paling kiri) dalam sebuah acara beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Cendekiawan muslim Ahmad Syafii Maarif memberikan dukungan dan motivasi kepada jajaran PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme organisasi.
Motivasi disampaikan agar perusahaan tersebut tetap senantiasamenjadi perusahaan yang benar-benar memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
"Terima kasih atas undangan ini dan selamat, saya berharap anak perusahaan PLN ini betul-betul menjaga integritas, menjaga profesionalisme organisasi sehingga betul-betul bermanfaat bagi banyak orang," tutur Buya Syafii, sapaan Ahmad Syafii Maarif- dalam Acara PJB Talk #1 2021 secara virtual yang dihadiri sekitar 975 orang se Indonesia, Rabu 6 Januari 2020.
Dia juga berpesan agar PJB sebagai anak perusahaan dari PT PLN bisa berperan aktif dan mewujudkan mimpi untuk lebih banyak lagi wilayah di Indonesia yang teraliri listrik.
"Masih ada beberapa wilayah di Indonesia yang belum ada listrik, kita sudah merdeka lebih dari 75 tahun. Oleh sebab itu mohon, diapakan (diusahakan). Memang tidak mudah. Ini negara kepulauan, lebih dari 17 ribu, apalagi dalam suasana Covid yang mengancam ini, makin sulit," tutur mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.(Baca juga: Usai Libur Nataru, Pemerintah Akan Evaluasi Kasus Corona )
Motivasi disampaikan agar perusahaan tersebut tetap senantiasamenjadi perusahaan yang benar-benar memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
"Terima kasih atas undangan ini dan selamat, saya berharap anak perusahaan PLN ini betul-betul menjaga integritas, menjaga profesionalisme organisasi sehingga betul-betul bermanfaat bagi banyak orang," tutur Buya Syafii, sapaan Ahmad Syafii Maarif- dalam Acara PJB Talk #1 2021 secara virtual yang dihadiri sekitar 975 orang se Indonesia, Rabu 6 Januari 2020.
Dia juga berpesan agar PJB sebagai anak perusahaan dari PT PLN bisa berperan aktif dan mewujudkan mimpi untuk lebih banyak lagi wilayah di Indonesia yang teraliri listrik.
"Masih ada beberapa wilayah di Indonesia yang belum ada listrik, kita sudah merdeka lebih dari 75 tahun. Oleh sebab itu mohon, diapakan (diusahakan). Memang tidak mudah. Ini negara kepulauan, lebih dari 17 ribu, apalagi dalam suasana Covid yang mengancam ini, makin sulit," tutur mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.(Baca juga: Usai Libur Nataru, Pemerintah Akan Evaluasi Kasus Corona )
Lihat Juga :