Natalius Pigai Kritik Hendropriyono, Gerry Hukubun Sarankan Minta Maaf
Minggu, 03 Januari 2021 - 17:05 WIB
loading...
Kiri ke kanan: Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, Dewan Kehormatan Partai Hanura Gerry Hukubun, dan tokoh intelijen/militer AM Hendropriyono. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Dewan Kehormatan Partai Hanura , Gerry Hukubun menyayangkan sikap mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai yang dinilai tidak sopan kepada tokoh intelijen dan militer, AM Hendropriyono . Gerry pun menyarankan Natalius Pigai untuk meminta maaf.
"Saran saya (Natalius) Pigai meminta maaf kepada Pak Hendropriyono," kata Gerry dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/1/2021).
Sebelumnya, Natalius Pigai mempertanyakan kapasitas Hendropriyono yang menyatakan bahwa organisasi pelindung Front Pembela Islam (FPI) dan provokator tinggal tunggu giliran. Pernyataan ini merespons langkah pemerintah yang membubarkan FPI. (Baca juga: Hendropriyono Sebut Organisasi Pelindung Eks FPI Tunggu Giliran )
"Organisasi pelindung ex FPI dan para provokator tunggu giliran. Tanggal 30 Desember, masyarakat Indonesia merasa lega karena mendapat hadiah berupa kebebasan dari rasa takut yang mencekam selama ini," tulis Hendro di akun Twitter pribadi Hendropriyono, @edo751945, Rabu (30/12/2020) pukul 23.03 WIB.
Cuitan ini kemudian dikomentari oleh Natalius Pigai. "Orangtua mau tanya. Kapasitas bapak di negar aini sebagai apa ya, penasihat presiden? Pengamat? Aktivis? Biarkan diurus generasi abad ke-21 yang egaliter, humanis, demokrat. Kami tidak butuh hadirnya dedengkot tua. Sebabnya wakil ketua BIN & Dubes yang bapak tawar saya tolak mentah-mentah. Maaf," ujar Natalius Pigai lewat akun @NataliusPigai2.
"Saran saya (Natalius) Pigai meminta maaf kepada Pak Hendropriyono," kata Gerry dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/1/2021).
Sebelumnya, Natalius Pigai mempertanyakan kapasitas Hendropriyono yang menyatakan bahwa organisasi pelindung Front Pembela Islam (FPI) dan provokator tinggal tunggu giliran. Pernyataan ini merespons langkah pemerintah yang membubarkan FPI. (Baca juga: Hendropriyono Sebut Organisasi Pelindung Eks FPI Tunggu Giliran )
"Organisasi pelindung ex FPI dan para provokator tunggu giliran. Tanggal 30 Desember, masyarakat Indonesia merasa lega karena mendapat hadiah berupa kebebasan dari rasa takut yang mencekam selama ini," tulis Hendro di akun Twitter pribadi Hendropriyono, @edo751945, Rabu (30/12/2020) pukul 23.03 WIB.
Cuitan ini kemudian dikomentari oleh Natalius Pigai. "Orangtua mau tanya. Kapasitas bapak di negar aini sebagai apa ya, penasihat presiden? Pengamat? Aktivis? Biarkan diurus generasi abad ke-21 yang egaliter, humanis, demokrat. Kami tidak butuh hadirnya dedengkot tua. Sebabnya wakil ketua BIN & Dubes yang bapak tawar saya tolak mentah-mentah. Maaf," ujar Natalius Pigai lewat akun @NataliusPigai2.
Lihat Juga :