Tak Bisa Andalkan Pemerintah, PAN: Masyarakat Harus Mandiri Lawan Corona

Kamis, 14 Mei 2020 - 15:10 WIB
loading...
Tak Bisa Andalkan Pemerintah,...
Partai Amanat Nasional (PAN) mengajak masyarakat bangun kewaspadaan terhadap Corona secara mandiri. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Parta Amanat Nasional (PAN) melihat pemerintah gamang dalam menentukan kebijakan dalam penanganan pandemi virus Corona sehingga kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pun dilonggarkan karena besarnya beban pemerintah untuk menanggung beban hidup masyarakat yang terdampak. (Baca juga: Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Buruh Siapkan Gugatan)

Wakil Ketua Umum DPP PAN Yandri Susanto berpandangan bahwa rakyat tidak bisa lagi bergantung pada pemerintah. Sudah saatnya rakyat membangun kewaspadaan individu untuk melawan pandemi ini, khususnya saat rakyat harus keluar rumah untuk mencari nafkah. “Sebenarnya begini, pemerintah gamang di satu sisi seolah-olah ingin dikatakan kuat untuk memutus rantai migrasi Corona, tapi di sisi lain tidak ada kesanggupan atau kemampuan untuk menangani PSBB itu misalkan begitu banyak kebutuhan pokok masyarakat yang akan dipenuhi,” kata Yandri kepada wartawan, Kamis (14/5/2020). (Baca juga: Politikus PDIP Minta Pemerintah Bebaskan Iuran BPJS Kesehatan Warga Miskin Terdampak Covid-19)

Ketua Komisi VIII DPR ini melihat banyak sekali masyarakat yang terkena dampak Corona, jutaan orang di-PHK dan dirumahkan akibat berbagai kantor dan sektor usaha tidak boleh buka dan sebagainya, transportasi pun tidak boleh beroperasi atau harus memangkas kuota penumpangya, belum lagi pekerja informal yang ikut kehilangan mata pencahariannya. “Nah itu mungkin pemerintah di persimpangan jalan ini memutuskan mata rantai Corona atau ekonomi, nah ini yang saya khawatir Corona ga habis, ekonomi ambruk. Karena nggak sanggup lagi APBN kita jebol kan, defisit kita udah di atas 3%,” katanya.

Karena itu, legislator Dapil Banten II ini menyarankan agar pemutusan mata rantai Crona ini baiknya dikembalikan ke masyarakat. Karena, sulit jika harus terus bergantung dan berharap pada pemerintah. Sementara, rakyat juga harus mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhannya. Kalau memang harus keluar rumah, harus tetap waspada dan jangan terkecoh dengan pernyataan pemerintah bahwa Corona sudah mulai menurun, padahal kurva terus naik. “Kewaspadaan harus dibangun dari individu masing-masing, kalau berharap dari pemerintah susah sekarang. Rapid test ngga terlalu jalan, pola WHO ngga ketat. Yang mawas diri ya individu untuk tetap menjaga diri supaya tidak terkena Corona,” pungkas Yandri. kiswondari
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved