Ada Varian Baru Covid-19, Epidemiolog Minta Pemerintah Tutup Ruang Gerak

Selasa, 29 Desember 2020 - 22:03 WIB
loading...
A A A
Virus Sars Cov-II belum bisa diredam. Maka, Kamaluddin menegaskan Indonesia harus menutup ruang gerak. "Sekarang tidak bisa tidak, terutama Pulau Jawa. Hari ini (29 Desember), DKI Jakarta 2.056, Jawa Barat 1.329, dan Jawa Tengah 1.056 kasus, itu sudah warning," ucapnya.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah mengambil kebijakan menutup kedatangan warga negara asing per 1 Januari 2021. Penutupan ini berlaku 14 hari. Kamaluddin menyebut langkah itu sudah terlambat. Namun, itu harus dilakukan daripada tidak karena ancaman virus Sars Cov-II varian baru sudah di depan mata.

(Baca juga: Risiko Anggaran Covid-19 Rp1.035,2 Triliun, BPK: Awas Penunggang Bebas ).

"Saya selalu bilang kita harus berada di depan dan mencegahnya. Kita terlambat membendung kasus. Kita kewalahan oleh kasus di dalam dan luar (negeri). Saya mengapresiasi setidaknya pemerintah melakukan itu. Ini waktunya pendek (penutupan). Saya pikir akan dievaluasi melihat progres kasus itu akan menjadi pertimbangan dilanjutkan atau tidak," pungkasnya.

(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Awkarin hingga Sara Gibson
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Berita Terkini
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison dan 3 Orang Lainnya Tersangka Suap dan Gratifikasi
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
Infografis
Per Juli 2024, Pemerintah...
Per Juli 2024, Pemerintah Sudah Tarik Utang Baru Rp266,3 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved