Negara Harus Hadir dalam Menegakkan Protokol Kesehatan
Rabu, 23 Desember 2020 - 22:39 WIB
loading...
Kehadiran pemerintah Indonesia dalam upaya menegakkan aturan dan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan sangat diperlukan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Segala bentuk isi ceramah yang bermuatan provokatif ditentang oleh Forum Masyarakat Anti-Radikalisme, Intoleransi, dan Toleransi Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
(Baca juga: Melanggar Protokol Kesehatan, Lomba Burung Kicau di Sumenep Dibubarkan)
Pasalnya, ceramah seperti itu berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). (Baca juga: Terapkan Protokol Kesehatan Jelang Liburan, Citilink dan Antis Kolaborasi)
"Menentang segala bentuk ceramah yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Ketua Forum Masyarakat Anti Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme Kabupaten Cirebon, Ustad Ibrahim dalam keterangan tertulis, Rabu (23/12/2020).
(Baca juga: Taman Nasional Bunaken Tetap Dibuka Saat Libur Nataru dengan Protokol Kesehatan Ketat)
(Baca juga: Melanggar Protokol Kesehatan, Lomba Burung Kicau di Sumenep Dibubarkan)
Pasalnya, ceramah seperti itu berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). (Baca juga: Terapkan Protokol Kesehatan Jelang Liburan, Citilink dan Antis Kolaborasi)
"Menentang segala bentuk ceramah yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Ketua Forum Masyarakat Anti Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme Kabupaten Cirebon, Ustad Ibrahim dalam keterangan tertulis, Rabu (23/12/2020).
(Baca juga: Taman Nasional Bunaken Tetap Dibuka Saat Libur Nataru dengan Protokol Kesehatan Ketat)
Lihat Juga :