Penambahan Positif Corona Sebanyak 380 Kasus, Tersebar di 202 Kabupaten/Kota

Kamis, 16 April 2020 - 21:20 WIB
loading...
Penambahan Positif Corona Sebanyak 380 Kasus, Tersebar di 202 Kabupaten/Kota
Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan pemerintah mencatat penambahan kasus positif hingga hari ini sebanyak 380 kasus. Foto/Binti Mufarida/Istimewa
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto mengatakan pemerintah mencatat penambahan kasus positif hingga hari ini sebanyak 380 kasus. Sehingga total menjadi 5.516 kasus positis yang tersebar di 34 Provinsi dan 202 Kabupaten/Kota di seluruh Tanah Air.

"Penambahan kasus positif sebanyak 380 orang sehingga total menjadi 5.516 orang," ungkap Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona, Achmad Yurianto dalam Konferensi Pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta (16/4/2020).

(Baca juga: Update Data Corona 16 April 2020: 5.516 Positif, 548 Sembuh, dan 496 Meninggal)

Tercatat kasus konfirmasi positif sebanyak 5.516 kasus yang tersebar di 34 Provinsi di seluruh Indonesia. "34 provinsi terdampak dan 202 kabupaten kota yang sudah bertambah," jelas Yuri.

Penambahan data positif Covid-19 di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh lima kasus, Bali 113 kasus, Banten 297 kasus, Bangka Belitung enam kasus, Bengkulu empat kasus, Yogyakarta 62 kasus, DKI Jakarta 2.670 kasus.

Selanjutnya di Jambi tujuh kasus, Jawa Barat 570 kasus, Jawa Tengah 300 kasus, Jawa Timur 514 kasus, Kalimantan Barat 21 kasus, Kalimantan Timur 44 kasus, Kalimantan Tengah 34 kasus, Kalimantan Selatan 59 kasus, dan Kalimantan Utara 28 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 38 kasus, NTB 45 kasus, Sumatera Selatan 37 kasus, Sumatera Barat 55 kasus, Sulawesi Utara 18 kasus, Sumatera Utara 79 kasus, dan Sulawesi Tenggara 26 kasus.

Adapun di Sulawesi Selatan 271 kasus, Sulawesi Tengah 22 kasus, Lampung dan Riau 25 kasus, Maluku Utara empat kasus, Maluku 14 kasus, Papua Barat lima kasus, Papua 80 kasus, Sulawesi Barat tujuh kasus, Nusa Tenggara Timur satu kasus dan Gorontalo empat kasus.
(maf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1334 seconds (10.55#12.26)