Suharso Targetkan Suara PPP Raih 15 Juta di Pemilu 2024

Minggu, 20 Desember 2020 - 20:40 WIB
loading...
Suharso Targetkan Suara...
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa menargetkan perolehan suara PPP pada Pemilu 2024 mencapai 15 juta. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa menekankan kerja PPP ke depan adalah kerja elektoral. Dia mengatakan target yang diberikan oleh konsultan PPP minimal 11 juta suara di pemilu. Namun demikian, Suharso menargetkan 15 juta suara yang harus dicapai di pemilu 2024.

“Kalau kita mau target yang biasa-biasa saja, menurut hitungan saya, suara itu kalau tidak salah Kang Eep 15 jutaan. Kita harus sampai angka 15 juta. Luar biasa. Tapi pada waktu itu pemilih sekitar 180 juta. Jadi ini penting sekali,” katanya saat penutupan Muktamar ke-IX, Minggu (20/12/2020). (Baca juga: Suharso Ingin Lambang PPP Lebih Menarik dan Yel-yel yang Filosofis)

Dia ingin agar kerja elektoral dikerjakan sejak dini sebelum Pemilu 2024. Dimana kerja elektoral haruslah mikro, detail, terukur, terencana, dan tersusun dengan rapi. ”Sehingga kita punya master plan untuk sampai di 2024, kemudian kita punya detail plan di setiap semesternya, di setiap bulannya. Bahkan kita dapat dua mingguannya, terukur apa yang bisa didapat. Jadi tidak bisa kita taken for granted,“ paparnya. (Baca juga: Tutup Muktamar ke IX, Wapres Minta PPP Jadi Pelopor Moderasi Beragama)

Pada kesempatan itu, CEO Polmark Indonesia Eep Saefulloh Fatah mengatakan biasanya survei PPP sering dianggap nol koma atau satu koma. Namun dari hasil survei terbaru, PPP memiliki elektabilitas 4% dengan margin of error 1,96%. “Jadi dengan demikian. Kalau Pak Suharso dan teman-teman begitu optimistis dan yakin bahwa 5% yang kemungkinan parliamentary threshold baru akan dilewati PPP bukan tanpa alasan. Kalau hari ini 4%, setelah ini kan tidak tidur. Bekerja. Kita ikhtiar. Dan kata ketum ikhtiar tidak pernah menghianati hasil,” ujarnya. (Baca juga: Suharso Ingin PPP Miliki Mental Pemenang Bukan Pecundang)

Eep menyampaikan secara umum sejak 1999, elektabilitas PPP secara umum menurun. Hanya naik sekali saat pemilu 2004. Dia mengatakan target PPP ke depan adalah membalikan grafik yang menurun ini jadi meningkat. “Target awal 11.329.906 suara. Kenapa jumlahnya begitu? Karena suara tertinggi PPP (pada 1999) 11.329.905. Kalau dulu bisa kenapa sekarang tidak bisa,” pungkasnya. Dita angga
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Harian DPP Partai...
Ketua Harian DPP Partai Ummat: Harlah PKB Momentum Rekonsiliasi Politik Nasional
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Lewat Turnamen Catur,...
Lewat Turnamen Catur, Perindo Rangkul Potensi dan Minat Warga di Kabupaten Tegal
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Rekomendasi
Ford dan Apple Bergabung...
Ford dan Apple Bergabung Bangun Teknologi Otomotif Cerdas
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
Land Rover Discovery...
Land Rover Discovery Sport Resmi Disuntik Mati
Berita Terkini
Momen Angela Tanoesoedibjo...
Momen Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator Perindo yang Aktif Kawal APBD dan Turun ke Masyarakat
Mengoptimalkan Potensi...
Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan
KPK Tegaskan Tidak Ada...
KPK Tegaskan Tidak Ada Perlakuan Istimewa terhadap Febrie Adriansyah
Pakar Hukum: Kemiskinan...
Pakar Hukum: Kemiskinan Bukan Alasan Pembenaran Lakukan Kejahatan
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Infografis
5 Fakta 2024 Jadi Tahun...
5 Fakta 2024 Jadi Tahun Kemenangan Rusia di Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved