Bela Negara Bangkit dari Pandemi Covid-19

Sabtu, 19 Desember 2020 - 12:49 WIB
loading...
A A A
Bagaimana Membela Negara?
Momentum bela negara kali ini, haruslah menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama lepas dari musibah virus Covid-19. Pandemi ini idealnya memberi hikmah kepada seluruh pemangku kepentingan dan para simpul civil society untuk menghentikan sikap saling menyalahkan dan melontarkan pernyataan provokatif yang memperkeruh suasana. Para pemangku kepentingan mulai Presiden dan para pembantunya harus lebih rajin membangun dialog dengan simpul organisasi masyarakat, partai politik, dan elemen sipil lainnya. Jangan sampai disituasi yang serba sulit ini, yang kentara adalah politisasi Covid-19 menekan kelompok tertentu.

Kebuntuan komunikasi yang terjadi belakangan ini justru menonjol. Aparat penegak hukum sebagai tiang konstitusi haruslah menjalankan fungsinya dengan transparan dan ketat pada sifat profesional. Kecurigaan bahwa aparat penegak hukum seperti Polri menjadi alat politik negara harus benar-benar dijawab dengan kerja konstitusi yang memberikan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Tulisan ini ingin memberikan suatu seruan moral bahwa Indonesia tidak boleh terjebak pada seremoni peringatan hari besar satu ke hari besar lainnya. Mungkin saja, Indonesia adalah satu-satunya negara yang memiliki hari perayaan dengan berbagai latar belakang sejarahnya.

Peringatan hari besar seperti Hari Bela Negara yang hari ini kita peringati perlu digelorakan dalam makna sesungguhnya. Meneladani kebesaran jiwa, kecermatan dan kecerdasan para founding fathers dalam menjaga eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Contoh sederhananya tema Hari Bela Negara Tahun 2020 "Semangat Bela Negara Wujudkan SDM Tangguh dan Unggul" harus dihidupkan dalam kerangka sikap dan tindakan oleh segenap tumpah darah bangsa Indonesia.

Seluruh anak bangsa harus berkomitmen total menghidupkan semangat membela negara demi menghadirkan tata kehidupan negara dan bangsa yang lebih berkemajuan, adil dan beradab.

Pemerintah harus mendekatkan jaraknya dengan masyarakatnya. Para politisi menyatukan alam pikiran dan visi kebangsaannya dalam mendidik rakyat. Para pemimpin kelompok agama dan sosial berlomba-lomba memusnahkan kehendak sesaat kelompoknya.

Bangsa ini kemudian hidup dengan tidak adanya gerakan massa yang kemudian mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 . Semua berkomitmen untuk menekan munculnya klaster penyebaran baru. Bukan hal yang sudah kalau seluruh elemen bangsa membulatkan tekad dan spirit kebangsaannya hanya untuk menjalankan mandat para pejuang yang telah memberi teladan melahirkan kemerdekaan yang menjadi hak seluruh bangsa.

Garis perjuangan pergerakan seluruh masyarakat bermuara pada gerbang kemerdekaan negara bangsa yang sesungguhnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Perkuat Akses Pendidikan,...
Perkuat Akses Pendidikan, UMJ Resmikan Kampus Tulang Bawang Lampung
Jemaah Salat Idulfitri...
Jemaah Salat Idulfitri di Muhammadiyah Menteng Membeludak ke Jalan, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin
Gelar Salat Idulfitri...
Gelar Salat Idulfitri 1447 H, Gedung PP Muhammadiyah Menteng Dipadati Jemaah
Rekomendasi
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Inggris vs Meksiko Terancam...
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda akibat Badai Petir
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
Berita Terkini
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved