Distribusi Vaksin Tak Mudah, Projo Minta Jokowi Libatkan Banyak Pihak
Kamis, 17 Desember 2020 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
Dia mencontohkan proses distribusi kotak suara saat pemilu. Negara harus mengangkut kotak suara ke wilayah pelosok yang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki, naik kuda, sampai perahu.
"Apalagi ini bersama kotak pendingin, jarum suntik dan lainnya," tandas Panel.
Menurut dia, pemerintah harus mengalkulasi berapa besar tenaga yang dibutuhkan untuk menyuntikkan jarum vaksin dengan benar ketika pada saat yang sama tenaga kesehatan harus tetap menjaga rumah sakit dan pasien Covid-19. (Baca juga: Pengusaha Logistik Swasta Minta Dilibatkan dalam Distribusi Vaksin Covid-19 )
"Masalah ini bukan sekadar membuat aplikasi maka urusan selesai. Masih ada belasan ribu desa yang belum terkoneksi internet merupakan problem besar tersendiri. Yang tidak kalah penting adalah semua rakyat di seluruh pelosok negeri mesti paham pentingnya mensukseskan program vaksin ini. Supaya bangsa ini kembali sehat dan produktif," tuturnya.
Karena itu untuk dapat melaksanakan program vaksinasi, kata Panel, negara harus memobilisasi sumber daya masyarakat. Kalau benar rasionya, paling sedikit satu juta orang untuk memastikan program vaksin ini terlaksana dengan baik.
"Bagaimana mereka akan dilatih untuk mengangkut vaksin, menjaga protokol kesehatan di pusat-pusat vaksinasi tingkat desa, memastikan vaksinasi setiap orang dengan benar dan begitu banyak detail yang harus dipenuhi," katanya.
Dia menyarankan sebaiknya Presiden Joko Widodo untuk segera merangkul kembali semua elemen masyarakat, tidak peduli profesi, agama, suku dan golongan. Dengan merangkul dan memobilisasi, kecerdasan-kecerdasan publik akan muncul dan solusi-solusi lokal untuk berbagai persoalan dapat terlaksana.
"Apalagi ini bersama kotak pendingin, jarum suntik dan lainnya," tandas Panel.
Menurut dia, pemerintah harus mengalkulasi berapa besar tenaga yang dibutuhkan untuk menyuntikkan jarum vaksin dengan benar ketika pada saat yang sama tenaga kesehatan harus tetap menjaga rumah sakit dan pasien Covid-19. (Baca juga: Pengusaha Logistik Swasta Minta Dilibatkan dalam Distribusi Vaksin Covid-19 )
"Masalah ini bukan sekadar membuat aplikasi maka urusan selesai. Masih ada belasan ribu desa yang belum terkoneksi internet merupakan problem besar tersendiri. Yang tidak kalah penting adalah semua rakyat di seluruh pelosok negeri mesti paham pentingnya mensukseskan program vaksin ini. Supaya bangsa ini kembali sehat dan produktif," tuturnya.
Karena itu untuk dapat melaksanakan program vaksinasi, kata Panel, negara harus memobilisasi sumber daya masyarakat. Kalau benar rasionya, paling sedikit satu juta orang untuk memastikan program vaksin ini terlaksana dengan baik.
"Bagaimana mereka akan dilatih untuk mengangkut vaksin, menjaga protokol kesehatan di pusat-pusat vaksinasi tingkat desa, memastikan vaksinasi setiap orang dengan benar dan begitu banyak detail yang harus dipenuhi," katanya.
Dia menyarankan sebaiknya Presiden Joko Widodo untuk segera merangkul kembali semua elemen masyarakat, tidak peduli profesi, agama, suku dan golongan. Dengan merangkul dan memobilisasi, kecerdasan-kecerdasan publik akan muncul dan solusi-solusi lokal untuk berbagai persoalan dapat terlaksana.
Lihat Juga :