Wujudkan Akuntabilitas Keuangan, LAN Teken MoU dengan BPK
Selasa, 15 Desember 2020 - 18:01 WIB
loading...
Kepala LAN Adi Suryanto memberikan sambutan dalam penandatanganan MoU antara BPK dan LAN di Auditorium BPK RI, Jakarta, Selasa (15/12/020). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Administrasi Negara (LAN) terus melakukan inovasi pelatihan aparatur dalam upaya pengembangan ASN unggul. Dari yang semula lebih kepada pengisian kemampuan akademis, pengetahuan dan wawasan semata, kini digeser pada membangun pengalaman memimpin perubahan dengan inovasi proyek perubahan dan inisiasi yang digagas peserta pelatihan.
Hal ini disampaikan Kepala LAN Adi Suryanto dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan LAN tentang Peningkatan Sinergi dan Koordinasi dalam Rangka Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara serta Pengembangan Kapasitas Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia Aparatur di Auditorium BPK RI, Jakarta, Selasa (15/12/020).
"Dan saat ini, kita telah merasakan banyak inovasi yang telah diciptakan oleh ASN di seluruh Tanah Air, kuncinya ialah kepercayaan, tanggung jawab dan keleluasaan, sehingga ASN dapat melalukan perubahan dalam birokrasi," katanya.(Baca juga: Pandemi Covid-19, LAN Ubah Strategi Pengembangan Kompetensi ASN )
Terkait penandatanganan nota kesepahaman ini, Adi Suryanto menyampaikan apresiasinya kepada BPK. Ia berharap, LAN dan BPK RI dapat bekerja sama untuk menghasilkan kajian kebijakan yang berkualitas, baik di bidang keuangan negara maupun di bidang administrasi negara serta mendorong terciptanya inovasi yang berkualitas guna mendukung tugas dan fungsi masing-masing lembaga.
Sementara itu, Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengungkapkan, sinergi dan kolaborasi merupakan mantra baru dalam pengembangan tata kelola organisasi. Secara konseptual dan faktual, sulit dibayangkan suatu organisasi dapat berkembang tanpa adanya saling berbagi manfaat dengan organisasi lainnya, tapi dalam perwujudannya perlu menyingkirkan ego sektoral dan silo birokrasi sebagai penghambat dalam birokrasi.
Hal ini disampaikan Kepala LAN Adi Suryanto dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan LAN tentang Peningkatan Sinergi dan Koordinasi dalam Rangka Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara serta Pengembangan Kapasitas Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia Aparatur di Auditorium BPK RI, Jakarta, Selasa (15/12/020).
"Dan saat ini, kita telah merasakan banyak inovasi yang telah diciptakan oleh ASN di seluruh Tanah Air, kuncinya ialah kepercayaan, tanggung jawab dan keleluasaan, sehingga ASN dapat melalukan perubahan dalam birokrasi," katanya.(Baca juga: Pandemi Covid-19, LAN Ubah Strategi Pengembangan Kompetensi ASN )
Terkait penandatanganan nota kesepahaman ini, Adi Suryanto menyampaikan apresiasinya kepada BPK. Ia berharap, LAN dan BPK RI dapat bekerja sama untuk menghasilkan kajian kebijakan yang berkualitas, baik di bidang keuangan negara maupun di bidang administrasi negara serta mendorong terciptanya inovasi yang berkualitas guna mendukung tugas dan fungsi masing-masing lembaga.
Sementara itu, Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengungkapkan, sinergi dan kolaborasi merupakan mantra baru dalam pengembangan tata kelola organisasi. Secara konseptual dan faktual, sulit dibayangkan suatu organisasi dapat berkembang tanpa adanya saling berbagi manfaat dengan organisasi lainnya, tapi dalam perwujudannya perlu menyingkirkan ego sektoral dan silo birokrasi sebagai penghambat dalam birokrasi.
Lihat Juga :