Pengamat Nilai Penahanan Habib Rizieq Berlebihan

Selasa, 15 Desember 2020 - 06:59 WIB
loading...
Pengamat Nilai Penahanan...
Sekretaris Nasional Publik Interest Lawyer Network (Pilnet) Indonesia, Erwin Natosmal Oemar menilai, penahanan terhadap Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab agak berlebihan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekretaris Nasional Publik Interest Lawyer Network (Pilnet) Indonesia, Erwin Natosmal Oemar menilai, penahanan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) agak berlebihan.

"Apalagi dalam konteks pendemi. Tidak harus semua kasus pidana itu ditahan," ujar Erwin saat dihubungi Sindonews, Selasa (15/12/2020). (Baca juga: Minta Presiden Segera Bentuk TGPF, Fadli Zon: Ucapan Belasungkawa pun Tidak Ada)

Menurut Erwin, seharusnya dalam penegakan hukum kasus-kasus kerumunan ini, tidak serta merta menggunakan instrumen pidana, tapi menggunakan rezim hukum kekarantinaan kesehatan. Dia mengatakan, instrumen ini berlaku kepada siapa pun, tak hanya Habib Rizieq Shihab. (Baca juga: Bersama Kawal Kasus Penembakan Laskar FPI)

Sehingga menurutnya, seseorang yang disangka melanggar pasal kerumunan berhak mengajukan penangguhan penahanan, termasuk ulama yang akrab disapa Habib Rizieq tersebut. "Kalau ancamannya hanya pidana kerumunan, saya rasa HRS layak mengajukan penangguhan penahanan. Apalagi dalam konteks pendemi sekarang, seharusnya penahanan harus menjadi last resort," pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, melalui tim bantuan hukumnya, FPI tengah mengajukan penangguhan penahanan untuk HRS. Bahkan, sejumlah orang siap menjadi jaminan agar pentolan FPI itu tak melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Pesan Menohok Dudung...
Pesan Menohok Dudung ke Habib Rizieq: Ulama Itu Meneduhkan, Mulutnya Tak Menjelekkan
Jokowi Buka Suara soal...
Jokowi Buka Suara soal Isu Keterlibatan Puan, AHY, dan Habib Rizieq di Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Dasco dan Prasetyo Temui...
Dasco dan Prasetyo Temui Habib Rizieq di Petamburan, Ini yang Dibahas
Relawan Jokowi Tuding...
Relawan Jokowi Tuding Habib Rizieq Jadi Konsultan Gerakan Pemakzulan Gibran
Habib Rizieq ke Wamenaker:...
Habib Rizieq ke Wamenaker: Pengangguran di Indonesia Sudah Memprihatinkan
Pengajian Habib Rizieq...
Pengajian Habib Rizieq di Pemalang Rusuh, 5 Orang Luka-luka
Baru Kena Demam 40 Derajat,...
Baru Kena Demam 40 Derajat, Habib Rizieq Senang Hadir di Reuni 212
Habib Rizieq Serukan...
Habib Rizieq Serukan PA 212 Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, tapi Tetap Kritis
Rekomendasi
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Berita Terkini
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Infografis
Jangan Dikonsumsi Berlebihan,...
Jangan Dikonsumsi Berlebihan, Berikut Makanan Penyebab Bau Ketiak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved