PSBB Efektif Tekan Corona jika Diterapkan Secara Nasional

Kamis, 16 April 2020 - 18:19 WIB
loading...
PSBB Efektif Tekan Corona...
Data Covid-19 hingga 16 April 2020. Grafis/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pakar epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan efektif menghentikan penyebaran virus corona apabila diberlakukan secara nasional.

"Jadi kalau cuma wilayah-wilayah itu (yang sudah memberlakukan PSBB) sudah tidak pas lagi karena Covid-19 sudah beredar seluruh nasional," terangnya saat dihubungi SINDOnews, Kamis (16/4/2020).

Menurutnya, semua wilayah harus siap melakukan PSBB. Ia menerangkan implementasinya nanti bisa bervariasi. Ada pemerintah daerah (pemda) melakukan persiapan dalam waktu beberapa hari untuk sosialisasi. Mungkin juga ada pemda yang langsung menyatakan siap melaksanakan PSBB hanya selang sehari setelah mengumumkan.

Pandu mengkritik Menkes yang tidak mengabulkan pengajuan PSBB dari beberapa daerah. Adapun daerah yang ditolak antara lain Kota Palangka Raya dan Sorong, serta Kabupaten Rote Ndao, Fakfak, dan Bolaang Mongondow. (Baca juga: Pemerintah Tolak Permohonan PSBB Bolaang Mongondow dan Fakfak ).

"Setelah dilakukan kajian epidemiologi, kami belum bisa menetapkan PSBB di sana karena belum memenuhi kriteria," terang Menkes Terawan Agus Putranto dalam keterangan tertulisnya.

Pandu menilai keputusan itu tidak tepat. "PSBB itu gunanya untuk mencegah. Penolakan itu yang saya baca karena kasusnya belum banyak. PSBB itu untuk mencegah kasus menjadi banyak. Kalau kita tunggu kasus menjadi banyak, baru lakukan PSBB, terlambat," tuturnya.

Namun, Pandu menyebut peningkatan jumlah tes polymerase chain reaction (PCR) yang sekarang dijalankan pemerintah akan membantu pencegahan penularan. Kapasitasnya masih harus ditingkatkan hingga 30 ribu per hari karena Indonesia perlu melakukan tes sampai ratusan ribu orang.

Tes itu, katanya, guna mendeteksi yang positif. Setelah itu, orangnya diisolasi supaya tidak menularkan. Ia menyebut penyebaran virus corona ini bisa dihentikan tanpa menunggu adanya vaksin. Toh, ada negara yang telah berhasil menurunkan penyebarannya, seperti China. (Baca juga: Update Data Corona 16 April 2020: 5.516 Positif, 548 Sembuh, dan 496 Meninggal ).

"Jangan kasih kesempatan virus pindah. Jadi salah satu caranya ya PSBB. Kalau orang masih boleh mudik dan bepergian ke mana-mana virusnya akan pindah-pindah terus. Mau tahan sebulan ini, maka bulan depan kita sudah turun," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cuma Ganti Istilah,...
Cuma Ganti Istilah, Rizal Ramli: Lockdown Solusi Sesuai Konstitusi Atasi Pandemi Covid
Alasan Jokowi Pilih...
Alasan Jokowi Pilih PPKM Mikro Dibanding Lockdown atau PSBB: Tak Matikan Ekonomi Rakyat
Gerindra Minta Pemerintah...
Gerindra Minta Pemerintah Berlakukan Semi Lockdown di Hari Libur
Tangani Covid-19, Legislator...
Tangani Covid-19, Legislator Demokrat Minta Pemerintah Terapkan PSBB
Didesak Berlakukan PSBB...
Didesak Berlakukan PSBB atau Lockdown, Pemerintah Tetap Pilih PPKM Mikro
Covid-19 Melonjak, Pimpinan...
Covid-19 Melonjak, Pimpinan Komisi IX DPR Minta Anies Tarik 'Rem Darurat'
Berbeda dengan PSBB,...
Berbeda dengan PSBB, PPKM Darurat Tak Begitu Berimbas pada Kualitas Udara
Satpol PP Disiplinkan...
Satpol PP Disiplinkan Masyarakat, Anies: Sapa Mereka dengan Hati, Tegur dengan Hati
Daripada PPKM Darurat,...
Daripada PPKM Darurat, Mending Lockdown 14 Hari dan Siapkan Subsidi Gaji Rp5 Juta
Rekomendasi
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Berita Terkini
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Infografis
Ancaman Nuklir, Ini...
Ancaman Nuklir, Ini yang Terjadi Jika Putin Tekan Tombol Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved