Vaksin Sinovac Tinggal Uji Mutu

Jum'at, 11 Desember 2020 - 04:30 WIB
loading...
Vaksin Sinovac Tinggal...
Harapan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan vaksin Covid-19 makin mendekati kenyataan setelah 1,2 juta dosis vaksin buatan Sinovac tiba di Tanah Air pada Minggu (6/12/2020).
A A A
SEBANYAK 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac Life Science Corporation, China, kini sudah diamankan di kantor pusat PT Bio Farma, di Bandung, Jawa Barat. Namun, sebelum disuntikkan ke masyarakat, vaksin yang didatangkan langsung dari China dengan pesawat Garuda Indonesia, Boeing 777 – 300 ER, dan mendarat Minggu (6/12) malam di Bandara Soekarno-Hatta itu akan diuji mutu oleh tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Bio Farma.

Setelah itu vaksin virus korona, yang harus disimpan di ruang pendingin (cool room) dengan suhu 2 hingga 8 derajat Celsius, segera didistribusikan ke dinas-dinas kesehatan (Dinkes) provinsi sebelum disebarkan ke kabupaten/kota.

Penanganan kedatangan vaksin virus korona itu termasuk superkilat secara kepabeanan, menggunakan fasilitas rush handling atau pelayanan kepabeanan dengan segera. Kalau menggunakan jalur kepabeanan biasa, prosesnya memakan waktu sekitar tiga hari. Pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membeberkan bahwa vaksin dikemas dalam 33 paket dengan berat sekitar 9.229 kilogram (kg) per paket.

Adapun nilai pabean dari kiriman Negeri Tirai Bambu itu mencapai USD20,5 juta lebih atau sekitar Rp290 miliar pada kurs Rp14.000 per dolar AS. Insentif khusus yang diberikan Kemenkeu berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 188/PMK.04/2020 itu berupa penghapusan sejumlah pungutan pajak dan cukai. Rinciannya, dari total 1,2 juta vaksin yang diimpor mendapat insentif Rp50,95 miliar, meliputi pembebasan bea masuk (BM) Rp14,56 miliar dan pajak impor Rp36,39 miliar.

Lalu siapa saja yang akan diprioritaskan untuk penyuntikan vaksin Covid-19? Berdasarkan informasi yang disampaikan Wakil Ketua III Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Muhadjir Effendy, masyarakat yang mendapat prioritas suntikan vaksin berada di garis terdepan, yaitu petugas medis dan petugas nonmedis, termasuk TNI/Polri. Selanjutnya kelompok berisiko tinggi, meliputi kelompok pekerja, tak terkecuali para pedagang di pasar, pramuniaga, pekerja di sektor industri hingga karyawan dan pegawai. Menyusul mereka yang kontak dengan pasien Covid-19 berdasarkan tracing, kelompok berisiko dari keluarga, dan kontak kasus Covid-19. Terakhir, administrator pemerintah yang berhubungan pelayan publik. Prioritas tersebut berdasarkan rekomendasi dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunizations (ITAGI).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
WHO Sebut Tren Kerja...
WHO Sebut Tren Kerja Jarak Jauh Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Pekerja
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Rekomendasi
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Microdrama AI Second...
Microdrama AI Second Crown Tayang di V+Short, Drama Kerajaan yang Bikin Nagih
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
Berita Terkini
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Infografis
China Uji Coba Bom Hidrogen...
China Uji Coba Bom Hidrogen Hasilkan Suhu 1.000 Derajat Celsius
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved