Diplomasi Forum Demokrasi Bali

Kamis, 10 Desember 2020 - 05:10 WIB
loading...
A A A
Kedua, sebagai diplomacy at home (komunikasi ke dalam) untuk terus meningkatkan kualitas demokrasi. Hingga kini demokrasi dinilai sebagai sistem politik terbaik, tetapi ia tidak lepas dari sejumlah problem (Frank Cunningham: 2002: 15-26). Karenanya, perjuangan mencapai demokrasi hakiki harus terus dilakukan karena secara prosedural berbagai praktik demokrasi telah berjalan, tetapi secara substansial beberapa hal masih membutuhkan pembenahan.

Sebagai contoh, praktik kontestasi politik berbiaya tinggi, mahar politik, politik uang, hingga konflik selama dan pascapemilihan masih dijumpai. Beberapa kalangan juga sempat memunculkan pemikiran untuk kembali ke demokrasi perwakilan demi mengurangi kemudaratan (bahaya). Daftar kepala daerah yang terkena operasi tangkap tangan tindak pidana korupsi pada 2018 dan 2019 misalnya juga sering dikaitkan dengan hal-hal tersebut. Artinya, masih diperlukan usaha agar nilai-nilai demokrasi sejati diwujudkan dan rakyat bisa benar-benar memiliki kedaulatan.

Pengakuan Internasional
Ketiga, sebagai representasi dan penegas postur kita sebagai negara demokratis. Banyak tokoh nasional telah memperjuangkan iklim demokrasi bahkan sejak Orde Baru. Setelah berhasil menyelenggarakan pemilihan presiden secara langsung pada 2004 dan pemilihan kepala daerah pada 2005 dengan sukses, Indonesia pada Januari 2006 diakui oleh Freedom House sebagai negara demokratis.

Keberhasilan kita meraih pengakuan internasional ini penting sebagai modalitas hubungan internasional. Posisi kekuasaan struktural yang kita raih di Dewan Keamanan, Dewan HAM, atau Dewan Ekonomi dan Sosial/ ECOSOC PBB periode 2021-2023 misalnya tidak terlepas dari modal itu. Oleh karena itu, peneguhan citra positif ini penting sebagai bagian soft power untuk menarik dan memenangkan hati masyarakat dunia. Kementerian Luar Negeri sendiri menegaskan bahwa BDF dibentuk berdasarkan keyakinan bahwa promosi demokrasi merupakan bagian integral dari kebijakan luar negeri Indonesia.

Karenanya, kita menerima berbagai penghargaan internasional dan percaya diri menyebut diri sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Dalam kaitan dengan Islam, kita juga bangga menyebut diri sebagai negara muslim moderat dan demokratis di mana Islam dan demokrasi bisa berjalan kompatibel. Beberapa negara berpenduduk muslim Timur Tengah juga belajar kepada kita
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Prabowo Disambut...
Presiden Prabowo Disambut Pelukan Hangat Presiden Lee Jae-myung di Blue House
Bandung yang Tersandera:...
Bandung yang Tersandera: Diplomasi Konfrontasi dan Pragmatisme
Kedaulatan Indonesia...
Kedaulatan Indonesia di Tengah Badai 'America First'
Indonesia Masuk BoP,...
Indonesia Masuk BoP, GIF: Langkah Strategis sekaligus Mengandung Risiko
UI Gelar Dialog Keamanan...
UI Gelar Dialog Keamanan Asia Tenggara–Jepang, Cari Titik Temu di Tengah Persaingan Negara Besar
Tampil di YFS 2026 Jenewa,...
Tampil di YFS 2026 Jenewa, Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis
Model United Nations...
Model United Nations Dinilai Masih Eksklusif, Peneliti HI Usul Diperluas ke Sekolah SMA
Turnamen Badminton HAIER-AQUA...
Turnamen Badminton HAIER-AQUA Cup 2025 Hadirkan Para Pemain Asia Tenggara
Pendidikan Yovie Widianto,...
Pendidikan Yovie Widianto, Musisi Lulusan Unpad yang Kini Jadi Komisaris BUMN Pupuk Indonesia
Rekomendasi
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
Mengenal Tiga Tempat...
Mengenal Tiga Tempat Wisata di Bali yang Banyak Kera
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved