Dunia Sorot Tembak Mati 6 Anggota FPI, Rocky Gerung Minta Presiden Cari Mic
Rabu, 09 Desember 2020 - 16:04 WIB
loading...
Rocky Gerung menilai Presiden Jokowi wajib bicara soal tewasnya enam anggota FPI karena publik internasional akan menghubungkannya dengan isu Papua. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tewasnya enam anggota Front Pembela Islam (FPI) akibat tembak mati polisi telah menjadi perhatian internasional. Kontroversi dan informasi yang saling bertolak belakang antara polisi dan FPI malah membuat masalah ini menarik bagi publik dunia, terutama soal isu hak asasi manusia (HAM). Tetapi hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah.
(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)
Aktivis dan pengamat politik Rocky Gerung menyatakan justru karena masih diliputi misteri, patut diduga kuat peristiwa penembakan di kawasan Tol Jakarta-Cikampek itu melibatkan banyak variabel. Tetapi terlepas dari semua variabel yang diasumsikan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pemimpin tertinggi negara harus bicara.
”Entah itu political issue, persaingan antar tokoh juga ada di situ dan segala macam, tapi poin utama kita adalah itu pelanggaran HAM sudah dibaca secara detail oleh publik internasional,” kata Rocky dalam video yang diunggah akun youtube Rocky Gerung Official, Rabu (9/12/2020).
(Baca: Propam Polri Investigasi Kasus Tembak Mati 6 Anggota FPI)
(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)
Aktivis dan pengamat politik Rocky Gerung menyatakan justru karena masih diliputi misteri, patut diduga kuat peristiwa penembakan di kawasan Tol Jakarta-Cikampek itu melibatkan banyak variabel. Tetapi terlepas dari semua variabel yang diasumsikan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pemimpin tertinggi negara harus bicara.
”Entah itu political issue, persaingan antar tokoh juga ada di situ dan segala macam, tapi poin utama kita adalah itu pelanggaran HAM sudah dibaca secara detail oleh publik internasional,” kata Rocky dalam video yang diunggah akun youtube Rocky Gerung Official, Rabu (9/12/2020).
(Baca: Propam Polri Investigasi Kasus Tembak Mati 6 Anggota FPI)
Lihat Juga :