Style Mirip Jokowi Bikin Ganjar Pranowo Kokoh di Puncak Survei

Rabu, 09 Desember 2020 - 09:00 WIB
loading...
Style Mirip Jokowi Bikin...
Gaya kepempinan yang dianggap mirip Jokowi membuat Ganjar Pranowo tetap menduduki puncak sejumlah survei capres potensial pada 2024. Foto/humas Pemprov Jateng
A A A
JAKARTA - Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tetap menduduki posisi teratas sebagai kandidat calon presiden pada Pilpres 2024 . Berdasarkan riset dan survei sejumlah lembaga, Ganjar mengalahkan mengungguli tokoh top dan populer lain seperti Anies Baswedan.

Teranyar, melalui survei online, Litbang SINDO merilis hasil riset elektabilitas sejumlah calon yang berpeluang menjadi kandidat capres/cawapres di 2024, hasilnya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memimpin dengan elektabilitas 51% disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

(Baca: Puncaki Survei Capres 2024, Ganjar Pranowo Dinilai Punya Pasukan Buzzer)

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (SUDRA) Fadhli Harahab menilai, tingginya elektabilitas Ganjar tak lepas dari gaya kepemimpinannya yang dinilai mirip Jokowi. Gaya kepemimpinan yang mengantarkan Jokowi menduduki kursi DKI 1 dan RI 1.

"Kalau dilihat style kepemimpinan Ganjar agak mirip dengan Jokowi," kata Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Rabu (9/12/2020).

Menurutnya, pendekatan yang digunakan cukup soft, tipenya merangkul, halus, tetapi sesekali berlaku tegas. Terlihat lebih banyak bekerja daripada beretorika meskipun Ganjar juga dikenal sebagai seorang akademisi dan berpendidikan tinggi.

"Pola kepemimpinan seperti ini terkesan aktif, lebih senang jemput bola ketimbang menunggu. Lebih suka di lapangan daripada di balik meja. Mudah beradaptasi," terangnya.

(Baca: Hasil Sementara Survei Capres 2024: Ganjar Posisi Puncak, Anies dan Prabowo Mampukah Membalap?)

Dari segi visi misi dan program pembangunan daerah juga terlihat mirip, bagaimana Ganjar ingin memacu daerahnya dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia tanpa harus meninggalkan budaya lokal. Terlepas apakah program pembangunan itu berjalan atau tidak.

"Seperti hampir sama, cuma Jokowi dalam skala nasional, sedangkan Ganjar lokal. Contoh soal reformasi birokrasi, kemudian soal pemerataan pembangunan infrastruktur, dan pengembangan pariwisata dan kebudayaan," terangnya.

(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)

Dan perlu diingat, lanjut Fadhli adalah soal suksesi kepemimpinan, Ganjar diketahui berduet dengan seorang wakil yang berasal dari kalangan pesantren/santri, putra seorang ulama berpengaruh, Maemun Zubair.

"Jokowi juga wakilnya dari kalangan pesantren, seorang kiai dan ulama. Terlepas apakah itu hanya strategi suksesi pemenangan, tetapi yang terbangun disitu adalah sebuah karekater solid nasionalis-relugius," pungkasnya. (Rakhmat)
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Kedekatan Fuji dan Rakin...
Kedekatan Fuji dan Rakin Khan Disorot, Begini Respons Haji Faisal
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
IHSG Melompat di Sesi...
IHSG Melompat di Sesi Siang, Sentuh Level 6.228 dengan Transaksi Rp8,2 Triliun
Berita Terkini
Tangani Kasus Febrie,...
Tangani Kasus Febrie, Kejagung Diminta Transparan dan Bebas dari Konflik Kepentingan
Forum Pemred Minta Hotman...
Forum Pemred Minta Hotman Paris Hormati Profesi Wartawan
Praperadilan Jilid II...
Praperadilan Jilid II Roy Suryo Ditolak Hakim
IJTI: Menghormati Profesi...
IJTI: Menghormati Profesi Jurnalis Wujud Kepatuhan Hukum
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Jelang Putusan Praperadilan,...
Jelang Putusan Praperadilan, Roy Suryo Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Pendukung di PN Jaksel
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved