DPR Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Kawal Pilkada Serentak 2020
Selasa, 08 Desember 2020 - 21:28 WIB
loading...
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengajak semua elemen masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap pilkada dan mengawal pelaksanaan pilkada. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 akan dilaksanakan, Rabu (9/12/2020) besok, di 270 daerah di Indonesia, tepatnya 9 provinsi, 37 kota, dan 224 kabupaten. Banyak pihak khawatir Pilkada yang dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19 bisa menjadi klaster baru dan dapat mempengaruhi kualitas pilkada.
Terkait hal itu, Wakil Ketua DPR Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) Azis Syamsuddin mengajak semua elemen masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap pilkada dan mengawal pelaksanaan pilkada.
"Kesuksesan Pilkada membutuhkan dukungan seluruh pihak. Kita berharap peran serta seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam melakukan pengawalan serta pengawasan secara aktif dalam rangka mengawal jalannya demokrasi di Indonesia," kata Azis kepada wartawan, Selasa (8/12/2020). (Baca juga: Hal Baru di Pilkada Besok: dari Bilik Khusus, Jadwal Nyoblos sampai Tinta Ditetes )
Mantan Ketua Komisi III DPR ini pun menegaskan urgensi sinergi antara TNI-Kepolisian dengan penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengamankan setiap tahapan Pilkada.
"Aparat keamanan harus dapat mendeteksi dini hal-hal yang berpotensi untuk mengganggu suksesnya pelaksanaan Pilkada. Misalnya, memerangi berita bohong (hoaks) yang beredar di masyarakat, menghindari konflik pada saat pemungutan suara, penegakan protokol kesehatan, dan yang lainnya. Aparat keamanan perlu bekerja sama dengan penyelenggara pemilu," kata Azis.
Terkait hal itu, Wakil Ketua DPR Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) Azis Syamsuddin mengajak semua elemen masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap pilkada dan mengawal pelaksanaan pilkada.
"Kesuksesan Pilkada membutuhkan dukungan seluruh pihak. Kita berharap peran serta seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam melakukan pengawalan serta pengawasan secara aktif dalam rangka mengawal jalannya demokrasi di Indonesia," kata Azis kepada wartawan, Selasa (8/12/2020). (Baca juga: Hal Baru di Pilkada Besok: dari Bilik Khusus, Jadwal Nyoblos sampai Tinta Ditetes )
Mantan Ketua Komisi III DPR ini pun menegaskan urgensi sinergi antara TNI-Kepolisian dengan penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengamankan setiap tahapan Pilkada.
"Aparat keamanan harus dapat mendeteksi dini hal-hal yang berpotensi untuk mengganggu suksesnya pelaksanaan Pilkada. Misalnya, memerangi berita bohong (hoaks) yang beredar di masyarakat, menghindari konflik pada saat pemungutan suara, penegakan protokol kesehatan, dan yang lainnya. Aparat keamanan perlu bekerja sama dengan penyelenggara pemilu," kata Azis.
Lihat Juga :