Biar Lebih Fresh, PPP Disarankan Ganti Logo Partai

Senin, 07 Desember 2020 - 13:43 WIB
loading...
Biar Lebih Fresh, PPP...
Kantor DPP PPP. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) disarankan untuk mengganti atau mengubah lambang atau logo partai pada Muktamar IX PPP yang dilaksanakan 18-21 Desember 2020. Hal ini perlu dilakukan agar logo PPP lebih fresh, seperti yang telah dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) .

" PPP ini partai Islam tertua saat ini. Memiliki sejarah panjang politik di negeri ini. Pemilih saat ini kan banyak pemilih milenial," tutur analis politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin saat dihubungi SINDOnews, Senin (7/12/2020).

Menurut Ujang, mindset, logo, dan program juga harus diarahkan untuk masuk ke wilayah PPP. Hal ini dianggap perlu agar partai islam tertua itu memiliki kebaruan, ada perspektif baru, serta agar logo partai dan partai juga lebih fresh.

(Baca juga: PKS Punya Logo Baru, Rocky Gerung Bilang Begini ).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini beranggapan, mengganti logo bukan sesuatu yang mustahil bagi PPP. Terlebih, ceruk pemilih saat ini juga menginginkan sebuah pembaruan bukan saja pada aspek platform partai, melainkan simbol kepartaian.

"Bisa saja masih dengan gambar Kakbah, namun bisa dilihat secara eye catching. Rakyat atau pemilih menginginkan sesuatu yang baru. Jadi mengganti logo itu bisa menjadi pilihan bagi PPP," pungkas dia.

(Baca juga: AMK Ingin Kadernya Berperan Membesarkan PPP ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Ketua SC Mengaku Borong Kamar Hotel untuk Persidangan Muktamar
PN Jakpus Tolak Gugatan...
PN Jakpus Tolak Gugatan soal SK DPW PPP Jawa Barat, Kepengurusan UU-Agus Solihin Dinyatakan Sah
Eks Pimpinan Sidang...
Eks Pimpinan Sidang Muktamar PPP Ungkap Fakta Mengejutkan
Kuasa Hukum PPP Maluku...
Kuasa Hukum PPP Maluku Anggap Tim Sengketa Internal DPP Tak Punya Legitimasi Hukum
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar X PPP, Saksi Tepis Klaim Aklamasi Mardiono
Kuasa Hukum DPP PPP:...
Kuasa Hukum DPP PPP: Jawaban Tergugat Diterima Hakim, Gugatan Balik atas Perkara Maluku Diajukan
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Buka Muscab Sumut, Mardiono...
Buka Muscab Sumut, Mardiono Ajak Kader PPP Bersatu Hadapi Agenda Politik
10 Tahun Tanpa Kantor,...
10 Tahun Tanpa Kantor, Kini PPP Bengkulu Tengah Siap Tancap Gas
Rekomendasi
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
Berita Terkini
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved