Deklarasi Papua Barat, Ketua MPR Bilang Makar dan Minta Pemerintah Tegas

Kamis, 03 Desember 2020 - 16:33 WIB
loading...
Deklarasi Papua Barat,...
Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan, deklarasi yang disampaikan Ketua ULMWP Benny Wenda sangatlah mengganggu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan, pernyataan deklarasi yang disampaikan oleh Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda sangatlah mengganggu. Terutama mengganggu suasana dan situasi politik di tanah air.

(Baca juga: PKS Ganti Logo Bukan karena Kehadiran Partai Ummat)

"Ini dari pandangan sudut kami sebagai penjaga konstitusi di MPR sangat mengganggu. Bukan soal Benny Wendanya tapi orang-orang atau suasana situasi politik yang ada di Papua maupun yang ada di seluruh tanah air kita," kata Bamsoet saat konferensi pers, Kamis (3/12/2020).

(Baca juga: KPK Panggil Eks Direktur PT Garuda Indonesia sebagai Tersangka)

Bamsoet mengungkapkan, Indonesia sebagai negara yang berdaulat telah ditegaskan di dalam UUD 1945. Menurutnya jika ada pernyataan yang menegasikan kedaulatan maka termasuk pengingkaran terhadap amanat konstitusi.

(Baca juga : Bek Muda Ajax Tolak Tawaran Pindah ke Anfield Stadium )

Dia juga menjelaskan, makar sebagaimana yang diatur dalam pasal 387 KUHP merupakan suatu perbuatan apabila niat untuk itu telah nyata dari adanya permulaan pelaksanaan. Dia menyebut makar dengan maksud agar seluruh atau sebagian wilayah jatuh ke tangan musuh atau memisahkan sebagian wilayah negara diancam dengan pidana seumur hidup atau pidana penjara sementara selama-lamanya 20 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintahan Prabowo...
Pemerintahan Prabowo Dipastikan Mampu Hadapi Gejolak Ekonomi
Seskab Teddy: Langit...
Seskab Teddy: Langit Indonesia Harus Aman, Kedaulatan Tidak Bisa Ditawar
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
ART Indonesia-AS Dinilai...
ART Indonesia-AS Dinilai Asimetris dan Berisiko pada Kedaulatan Ekonomi
Kepemimpinan Prabowo...
Kepemimpinan Prabowo Dinilai Mampu Jaga Kedaulatan Negara dan Stabilitas Politik
Indonesia di Bawah Bayang-Bayang...
Indonesia di Bawah Bayang-Bayang Krisis Global: Saatnya Berhenti Bergantung
Mendikdasmen Resmikan...
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Teluk Bintuni, Anggaran Capai Rp17,5 Miliar
Ketua MPR Ungkap Alasan...
Ketua MPR Ungkap Alasan Juri Cerdas Cermat Tak Ucapkan Minta Maaf ke Publik
TMMD ke-128, Warga Papua...
TMMD ke-128, Warga Papua Bahagia Jalan Menuju Pantai dan Sekolah Mulai Diperbaiki
Rekomendasi
Sandy Tumiwa Ungkap...
Sandy Tumiwa Ungkap Alasan Unggah Foto Tessa kaunang Berhijab, Kangen!
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Berita Terkini
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Infografis
Setelah Rudal dan Jet...
Setelah Rudal dan Jet Tempur, Ukraina Sekarang Minta Kapal Selam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved