Sandiaga Uno atau Susi Pudjiastuti, Siapa Dipilih Jokowi?

Selasa, 01 Desember 2020 - 11:33 WIB
loading...
Sandiaga Uno atau Susi...
Sandiaga Uno berbincang dengan Susi Pudjiastuti saat berada di kediaman Susi di Pangandaran, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Foto/Youtube sandiunotv
A A A
JAKARTA - Edhy Prabowo, Menteri Kelautan dan Perikanan sebelumnya menjadi salah satu dari tujuh tersangka kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster.

Edhy yang juga sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra saat itu ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bandara Soekarno Hatta pada Rabu 25 November 2020 dini hari saat kembali dari Honolulu, Amerika Serikat.

Edhy Prabawo bersama tersangka lainnya kasus tersebut kini mendekam di sel tahanan KPK. Sementara kursi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) dijabat sementara oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Sejumlah nama disebut-sebut berpeluang menduduki kursi Menteri Kelautan dan Perikanan pengganti Edhy Prabowo. Dua orang di antaranya adalah Menteri KKP periode pertama kepemimpinan Jokowi, Susi Pudjiastuti dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno.

Lalu, bagaimana peluang kedua tokoh tersebut ? Apa plus minus Susi maupun Sandiaga?

"Besar kecilnya peluang tentu bergantung Presiden Jokowi akan menekankan dari soal apa? Apakah dari asal partai atau kemudian melihat kompetensi?" ujar Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Selasa (1/12/2020).(Baca juga: Sandiaga Uno Bicara Potensi Laut, Kode Bakal Jadi Menteri KKP? )

Arif mengatakan, jika jabatan Menteri KKP sebagai bagian sharing politik, paling berpeluang adalah Sandiaga Uno karena kader Partai Gerindra. Sementara jika Presiden Jokowi mengutamakan profesional, kata Arif, tentu yang paling berpeluang adalah Susi Pudjiastuti karena memang profesional dan sudah teruji prestasinya.

"Sekali lagi soal peluang, bergantung Presiden melihat jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan ini sebagai sharing politik atau kemudian orang profesional murni," ungkap Arif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Berita Terkini
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved