Mafia Bisnis Lobster

Senin, 30 November 2020 - 04:30 WIB
loading...
Mafia Bisnis Lobster
Muhamad Karim
A A A
Muhamad Karim
Direktur Pusat Kajian Pembangunan Kelautan dan Peradaban Maritim, Dosen Universitas Trilogi Jakarta

RABU (25/11) dini hari, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo di Bandara Soekarno-Hatta. Ia baru saja tiba dari Hawaii, Amerika Serikat. Ia diduga terlibat suap ekspor benih bening lobster (BBL). Penangkapannya menghebohkan jagat perikanan Indonesia. Dia tak sendirian, melainkan bersama oknum Kementerian KKP dan keluarganya.

Awalnya patgulipat ekspor BBL ini sudah terendus. Ada indikasi yang menyertainya. Pertama, keluarnya Permen-KP Nomor 12/2020 begitu cepat dan membolehkan ekspor BBL hingga diprotes berbagai pihak. Kedua, berselang dua bulan, 30 perusahaan memperoleh izin ekspor. Padahal Permen-KP 12/2020 mensyaratkan setiap eksportir mesti telah melakukan budi daya dan panen dua kali. Ditambah harus ada rekomendasi dari Komisi Nasional Pengkajian Sumber Daya Ikan. Ini keanehannya. Budi daya lobster itu sejatinya memakan waktu delapan bulan. Kapan mereka membudidayakan dan panennya? Mestinya mereka baru bisa mengekspor BBL awal 2022.

Ketiga, diduga ada keterlibatan pengusaha-politisi yang mendapatkan izin ekspor BBL sebagaimana diberitakan sebuah majalah mingguan. Keempat, PT Aero Citra Kargo (ACK) memonopoli kargo pengiriman BBL.

Keempat hal itulah kian memperkuat dugaan adanya patgulipat di balik legalisasi ekspor BBL. Sayangnya jika dikritisi, ada juga kalangan terpelajar yang membela mati-matian kebijakan ini. Mengapa pemerintah mempercepat lahirnya perubahan aturan pengganti Permen-KP Nomor 56/2016 yang melarangnya? Apakah ada udang di balik batu atas kebijakan itu?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Bali Berhasil Bongkar TPPO KM Awindo A2
Menteri Trenggono Ungkap...
Menteri Trenggono Ungkap 100 Titik Kampung Nelayan Rampung Mei 2026
KKP Gandeng Masyarakat...
KKP Gandeng Masyarakat Pesisir Lindungi Ekosistem Laut
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan...
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan PNBP VMS untuk Nelayan Kecil
Pemakaman Jenazah 3...
Pemakaman Jenazah 3 Korban Jatuhnya Pesawat ATR, Wamen: Syuhada Penjaga Sumber Daya Kelautan
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Rekomendasi
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
Berita Terkini
Nonton Prambanan Jazz...
Nonton Prambanan Jazz Festival Makin Seru, Nikmati Promo dan Kemudahan Transaksi dari BRI!
Kemenhaj Siapkan Manasik...
Kemenhaj Siapkan Manasik Kesehatan untuk Jemaah Haji 2027
Brigjen LMI Jadi Tersangka...
Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu
PDIP Balas PSI yang...
PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!
KPK Ungkap Asal Usul...
KPK Ungkap Asal Usul Uang Dalam Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing saat Audiensi ke Menhut
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istithaah Kesehatan Jadi PR
Infografis
10 Pengusaha Sukses...
10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis di Usia 50 Tahun ke Atas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved