Gus Yaqut Minta Kader Ansor Sukseskan Pilkada saat Pandemi

loading...
Gus Yaqut Minta Kader Ansor Sukseskan Pilkada saat Pandemi
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas memberikan keterangan kepada wartawan usai memimpin Apel Kebangsaan Virtual Banser, Minggu (29/11/2020), di Kabupaten Rembang. FOTO/DOK.GP ANSOR
REMBANG - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas meminta para kader Ansor di seluruh penjuru Tanah Air untuk berperan aktif demi suksesnya penyelenggaraan pemilihan kepala daerah ( pilkada ) pada 9 Desember 2020 mendatang. Pilkada langsung di 270 daerah kali ini, menurutnya, membutuhkan perhatian besar semua pihak karena digelar di tengah pandemi COVID-19 .

"Saya minta sahabat kader Ansor, Banser ikut menyukseskan pilkada. Sahabat-sahabat harus bisa jadi contoh di lingkungannya," kata Gus Yaqut, panggilan akrabnya saat memberikan orasi pada Apel Kebangsaan Virtual Banser, Minggu (29/11/2020), di Kabupaten Rembang.

Menurut Gus Yaqut, demokrasi yang berkualitas tidak sekadar diukur dengan terpenuhi prosesnya seperti terhindari dari praktik politik uang (money politics). (Baca juga: Pilkada Serentak 2020, Petugas KPPS Pakai APD Layani Pemilih di Ruang Isolasi )

Dia mengatakan, di tengah pandemi saat ini, demokrasi bisa berjalan baik jika mampu memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan bagi rakyat. Atas dasar itu, pilkada yang akan melibatkan jutaan rakyat ini harus mendapat pengawalan semestinya agar tidak justru menjadi bencana.



Untuk itu, Gus Yaqut meminta para kader Ansor dan Banser di daerah-daerah yang menyelenggerakan pilkada untuk bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik, serta bertanggung jawab.

"Bantu pemerintah dan penyelenggara Pilkada memastikan pelaksanaan Pilkada mematuhi protokol kesehatan, tertib aman dan damai," ujarnya.

Dia juga berharap para kader Ansor untuk selalu berhati-hati di saat pandemi ini, termasuk sementara waktu tidak bersilaturahmi secara langsung dengan para kiai. Sebab dengan bertemu langsung, ungkapnya, hal itu rentan terjadinya penularan COVID-19. Saat ini sudah banyak kiai dan ibu nyai yang wafat akibat terkena corona. (Baca juga: Soal Prokontra Pilkada, SMRC Ungkap Keinginan Mayoritas Publik )



"Kita wajib jaga kiai kita bukan hanya dari ancaman bully-an, tapi dari pandemi COVID-19. Jangan sowan dulu ke kiai, hindari kontak fisik secara langsung," katanya.

Apel yang berpusat di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dengan protokol kesehatan ketat, memakai masker, faceshield, dan menjaga jarak, ini diikuti perwakilan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari seluruh pimpinan cabang (PC) di Pulau Jawa. Selain itu, apel juga diikuti seluruh pengurus wilayah (PW) se Indonesia dan 4 PC luar negeri (Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, dan Mesir).

(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top