Kebebasan Sipil di Indonesia Alami Kemunduran

Kamis, 26 November 2020 - 11:10 WIB
loading...
A A A
Menurut Nanang, demi tegaknya kebebasan sipil, toleransi dalam kehidupan sosial perlu didukung oleh perangkat regulasi dan kebijakan publik yang anti-diskriminasi dan tidak memfavoritkan kelompok-kelompok tertentu dalam masyarakat. “Tanpa kebebasan sipil, demokrasi rentan melahirkan kebijakan publik dan keputusan politik yang didasarkan pada preferensi kelompok masyarakat yang terbesar, entah dalam hal jumlah pengikut, kekuatan modal, atau pengaruh politik,” kata Nanang.

Dalam sesi sebelumnya, Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid menyebut kemunduran kondisi kebebasan sipil di Indonesia tercermin tidak hanya dalam data Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) dari BPS, tapi juga data dari berbagai lembaga internasional seperti Freedom House dan Economist Intelligence Unit.

Mengutip Thomas Power dan Eve Warburton (2020), Usman menyinggung dua level regresi dalam demokrasi Indonesia. Dari bawah, regresi terjadi karena menguatnya illiberal movement dan meluasnya dukungan akar rumput pada agenda nasionalisme sempit dan otoritarianisme. Dari atas, regresi terjadi karena melemahnya ruang sipil, kritisisme publik, dan oposisi politik. Selain itu, menurut Usman, melemahnya institusi-institusi politik, menguatnya populisme, dan polarisasi di masyarakat merupakan faktor-faktor yang mengakibatkan kemunduran demokrasi substantif di Indonesia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
28 Tahun Reformasi 1998:...
28 Tahun Reformasi 1998: Demokrasi Tumbuh, Oligarki Menguat, Keadilan Sosial Masih Diperebutkan
Kebangkitan Nasional...
Kebangkitan Nasional dengan Meningkatkan Kohesi Sosial
Soal Pernyataan Amien...
Soal Pernyataan Amien Rais, Foksi Ingatkan Pentingnya Etika Demokrasi di Ruang Publik
Tanggapi Amien Rais,...
Tanggapi Amien Rais, Gerakan Pemuda Marhaen: Penurunan Kualitas Demokrasi
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Separuh Penduduk Barat...
Separuh Penduduk Barat Yakin Demokasi Sudah Lumpuh, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Parah, FIFA Angkat Tangan...
Parah, FIFA Angkat Tangan Biarkan Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS
Sambut Konser Comeback...
Sambut Konser Comeback BTS di Busan, Kampus dan Kuil Disulap Jadi Penginapan Murah
Berita Terkini
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Meritokrasi di TNI,...
Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi
Kemenhut-YKAN Perkuat...
Kemenhut-YKAN Perkuat Transformasi Pengelolaan Hutan Berbasis Sains dan Data
Menkes Siap Dukung 4...
Menkes Siap Dukung 4 Langkah BGN untuk MBG
JPU Tolak Seluruh Pledoi...
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem, Ada Niat Jahat dalam Kasus Chromebook
Keponakan Bupati Muara...
Keponakan Bupati Muara Enim Ikut Jadi Tersangka dalam OTT KPK
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved