Sejumlah Persoalan Perlu Dibenahi Sebelum Vaksinasi

Selasa, 24 November 2020 - 05:40 WIB
loading...
A A A
Sambil menunggu kehadiran vaksin di dalam negeri, ada sejumlah persoalan yang mendesak untuk dibenahi guna menghindari kerumitan dan kesimpangsiuran saat vaksinasi mulai dilaksanakan. Karena itu, sejak persiapan hingga pelaksanaan vaksinasi, tata kelola harus diupayakan efektif. Kesimpangsiuran informasi harus dihindari. Sangat penting bagi Kementerian Kesehatan—sebagai pihak yang berwenang dalam program vaksinasi—mengambil inisiatif untuk menyeragamkan informasi kepada publik.

Apakah realisasi vaksinasi dilaksanakan serentak atau bertahap? Dengan asumsi minimal 160 juta penduduk (70% dari total penduduk Indonesia) harus menerima vaksin demi terwujudnya kekebalan kelompok (herd immunity), berarti harus tersedia minimal 320 juta dosis vaksin. Apakah kebutuhan minimal itu akan tersedia pada waktunya nanti, mengingat kapasitas produksi Bio Farma pada 2021 hanya 250 juta dosis. Publik tentu harus mendapat penjelasan tentang langkah pemerintah menutup kekurangan itu dan berapa lama kebutuhan minimal itu bisa dipenuhi.

Ada dua skema vaksinasi, yakni vaksinasi subsidi dan vaksinasi mandiri. Data tentang target sasaran vaksinasi subsidi pun belum seragam. Ada yang menyebut targetnya 60 juta penduduk. Sementara pejabat lainnya menyebutkan bahwa target sasaran hanya 32 juta lebih orang dengan kebutuhan 73,96 juta dosis vaksin.

Faktor lainnya yang juga perlu dibenahi adalah data untuk kepentingan distribusi vaksin, khususnya untuk mengamankan pelaksanaan vaksinasi mandiri. Pihak Bio Farma sudah mengemukakan bakal rumitnya mendistribusikan vaksin karena data kesehatan tersebar di berbagai kementerian atau lembaga (K/L). Untuk menghindari ihwal yang tidak diinginkan, upaya pengintegrasian data sebaiknya mulai dilakukan sejak sekarang.

Tentang vaksinasi mandiri juga perlu diperjelas sejak awal. Karena vaksin itu diperjualbelikan, harus ada kepastian tentang institusi apa yang berwenang menata atau mengelola distribusi vaksin. Dilaporkan bahwa Kementerian BUMN akan menyiapkan 160 juta dosis vaksin corona untuk 75 juta orang yang ingin membeli. Untuk pendistribusiannya, ditunjuk PT Telkom Indonesia dan PT Bio Farma. Telkom diikutsertakan untuk mempersiapkan sistem informasi yang terintegrasi secara keseluruhan proses vaksinasi mandiri. Tentu saja efektivitas pola ini harus menjadi perhatian serius.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Pakar Pastikan Uji Klinis...
Pakar Pastikan Uji Klinis Tahap 1 Vaksin Covid-19 Indonesia Aman
Vaksinasi Covid-19 Tiap...
Vaksinasi Covid-19 Tiap Tahun, Perlu dan Mungkin?
Presiden Jokowi Jadikan...
Presiden Jokowi Jadikan Vaksin Merah Putih Program Super Prioritas
5 Juta Dosis Vaksin...
5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Hasil Pembelian Langsung Tiba di Indonesia
Tahun Baru 2022, Indonesia...
Tahun Baru 2022, Indonesia Terima Sejuta Vaksin Pfizer Donasi Pemerintah Italia
Pandemi Covid-19 Dorong...
Pandemi Covid-19 Dorong Negara Asia Berinovasi dalam Teknologi Medis
Gerai Vaksin Booster...
Gerai Vaksin Booster Polresta Bandara Soetta Layani 499 Penumpang
WHO Sebut Covid-19 Masih...
WHO Sebut Covid-19 Masih Menjadi Kondisi Darurat Internasional
Rekomendasi
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
Team RS–Telkomsel...
Team RS–Telkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Berita Terkini
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Infografis
Perlu Diwaspadai, Ini...
Perlu Diwaspadai, Ini 15 Tanda Tubuh Kelebihan Kafein
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved