Komitmen G-20 di Masa Pandemi Covid-19
Senin, 23 November 2020 - 05:20 WIB
loading...
A
A
A
China, satu di antara produsen vaksin global, menyatakan siap bekerja sama dengan negara lain untuk melakukan pengembangan, memproduksi, dan distribusi vaksin. Negeri Panda juga berkomitmen untuk mendukung negara-negara berkembang dan memastikan vaksin yang diproduksinya bisa terjangkau dan digunakan semua orang. Demikian pula Rusia yang menyatakan siap menyediakan vaksin Sputnik V bagi negara-negara yang membutuhkan.
Peran negara-negara G-20 dalam percaturan ekonomi dunia memang sangat signifikan. Ini wajar karena kelompok elite ini terdiri atas 19 negara ditambah Uni Eropa yang merupakan kekuatan terbesar yang merepresentasikan 90% ekonomi dunia. G-20 juga menguasai 75% perdagangan global dan dua per tiga populasi dunia.
Indonesia sebagai satu di antara anggota G-20 juga turut menyampaikan pentingnya dukungan untuk sektor ekonomi, terutama bagi negara-negara berpendapatan rendah. Terkait hal ini, Presiden Jokowi menyatakan pentingnya bantuan restrukturisasi utang untuk negara miskin.
Selain membahas soal pandemi Covid-19 beserta dampak dan cara penanganannya, dalam pertemuan itu juga ada pembahasan mengenai pembangunan asa depan yang inklusif, berkelanjutan, dan berketahanan.
Terkait vaksin Covid-19, Presiden Jokowi menegaskan bahwa akses vaksin harus terbuka untuk semua negara. Menurutnya, vaksin menjadi kunci pemulihan ekonomi negara-negara di dunia.
Peran negara-negara G-20 dalam percaturan ekonomi dunia memang sangat signifikan. Ini wajar karena kelompok elite ini terdiri atas 19 negara ditambah Uni Eropa yang merupakan kekuatan terbesar yang merepresentasikan 90% ekonomi dunia. G-20 juga menguasai 75% perdagangan global dan dua per tiga populasi dunia.
Indonesia sebagai satu di antara anggota G-20 juga turut menyampaikan pentingnya dukungan untuk sektor ekonomi, terutama bagi negara-negara berpendapatan rendah. Terkait hal ini, Presiden Jokowi menyatakan pentingnya bantuan restrukturisasi utang untuk negara miskin.
Selain membahas soal pandemi Covid-19 beserta dampak dan cara penanganannya, dalam pertemuan itu juga ada pembahasan mengenai pembangunan asa depan yang inklusif, berkelanjutan, dan berketahanan.
Terkait vaksin Covid-19, Presiden Jokowi menegaskan bahwa akses vaksin harus terbuka untuk semua negara. Menurutnya, vaksin menjadi kunci pemulihan ekonomi negara-negara di dunia.
Lihat Juga :