Bio Farma Akui Sulit Petakan Distribusi Vaksin Covid-19
Jum'at, 20 November 2020 - 08:35 WIB
loading...
PT Bio Farma (Persero) hingga kini belum menetapkan harga vaksin Covid-19 Sinovac Ltd asal China. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) hingga kini belum menetapkan harga vaksin Covid-19 Sinovac Ltd asal China. Namun, perusahaan pelat merah itu pernah menyebut bahwa harganya nanti berkisar Rp200.000 per dosisnya.
Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menjelaskan, bahwa harga vaksin buatan Sinovac itu di setiap negara besarannya akan berbeda-beda. Sebab, dalam menentukan harganya, masing-masing pemerintahan mempunyai program tersendiri.
![Bio Farma Akui Sulit Petakan Distribusi Vaksin Covid-19]()
“Beberapa negara itu mereka juga memiliki program berbeda. Contoh vaksin Sinovac, yang menulis bahwa di Polandia hanya 2 euro, di Brasil USD2, menurut saya Indonesia malah ada yang dikasih pemerintah gratis,” kata Honesti dalam konferensi pers secara virtual, kemarin. (Baca juga: Doa-doa Para nabi yang Tercantum Dalam Alquran)
Dia menjelaskan, terkait program vaksinasi gratis itu nantinya masyarakat tak akan dipungut biaya sama sekali. Namun, itu ada klasifikasinya yang akan diputuskan saat nanti penerbitan harga vaksin tersebut.
“(Vaksinasi) tidak membayar sama sekali untuk vaksin program, karena itu dibayarkan oleh pemerintah. Mungkin juga akan terjadi di beberapa negara,” ujarnya.
Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menjelaskan, bahwa harga vaksin buatan Sinovac itu di setiap negara besarannya akan berbeda-beda. Sebab, dalam menentukan harganya, masing-masing pemerintahan mempunyai program tersendiri.

“Beberapa negara itu mereka juga memiliki program berbeda. Contoh vaksin Sinovac, yang menulis bahwa di Polandia hanya 2 euro, di Brasil USD2, menurut saya Indonesia malah ada yang dikasih pemerintah gratis,” kata Honesti dalam konferensi pers secara virtual, kemarin. (Baca juga: Doa-doa Para nabi yang Tercantum Dalam Alquran)
Dia menjelaskan, terkait program vaksinasi gratis itu nantinya masyarakat tak akan dipungut biaya sama sekali. Namun, itu ada klasifikasinya yang akan diputuskan saat nanti penerbitan harga vaksin tersebut.
“(Vaksinasi) tidak membayar sama sekali untuk vaksin program, karena itu dibayarkan oleh pemerintah. Mungkin juga akan terjadi di beberapa negara,” ujarnya.
Lihat Juga :