DPR Minta Pemerintah Tingkatkan Vaksin dalam Menghadapi KLB Polio

Senin, 21 November 2022 - 13:20 WIB
loading...
DPR Minta Pemerintah Tingkatkan Vaksin dalam Menghadapi KLB Polio
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, meskipun baru ditemukan sedikit kasus tapi vaksin Polio ini tetap diperlukan, khususnya bagi anak-anak. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Temuan satu kasus Polio di Kabupaten Pidie, Aceh membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio . Terkait hal ini, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, meskipun baru ditemukan sedikit kasus tapi vaksin Polio ini tetap diperlukan, khususnya bagi anak-anak.

"Walaupun hanya ditemukan sedikit kasus, tapi menurut saya, ini vaksin Polio ini sangat diperlukan, terutama untuk anak-anak," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (21/11/2022).

Baca juga: Cegah Polio dan Campak, Anies Ajak Warga Jakarta Lengkapi Imunisasi Anak

Oleh karena itu, Dasco meminta kepada pemerintah agar selain meningkatkan jumlah vaksin Covid-19, juga perlu meningkatkan jumlah vaksin Polio, khususnya pada daerah yang sudah terdeteksi adanya Polio.

"Selain konsentrasi kepada vaksin Covid tentunya, untuk vaksin polio ini agar lebih ditingkatkan lagi. Terutama di daerah-daerah yang sudah kira-kira terdeteksi ada penyebarannya di situ," desak politikus Partai Gerindra ini.

Sebelumnya diberitakan, Kemenkes menetapkan Polio di Pidie, Aceh sebagai KLB. Walau hanya ditemukan satu kasus, menurut Kemenkes penetapan status KLB Polio ini diperlukan, karena sejak 2014, Indonesia mendapatkan sertifikat eradikasi Polio (Indonesia bebas Polio).

"Karena Indonesia sudah nyatakan eradikasi tapi ternyata ada (muncul) virus Polio liar apalagi virus (Polio) tipe dua yang dianggap sudah enggak ada lagi," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Maxi Rein Rondonuwu dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (19/11/2022).
(maf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2255 seconds (10.177#12.26)