Posisi Ilmu-Ilmu Sosial Humaniora di Sekolah

Kamis, 19 November 2020 - 05:10 WIB
loading...
A A A
Tetapi zaman sudah berubah. Laju reformasi disertai arus demokratisasi membawa dampak yang positif. Apalagi berbagai literatur semakin mudah didapat. Para guru muda yang progresif berupaya menghadirkan wajah pendidikan sosial humaniora yang lebih humanis dengan membangun pembelajaran yang aktif, kreatif, menyenangkan, serta menimbulkan daya kritis.

Para guru tersebut berupaya untuk menghadirkan berbagai situasi problematis seperti beragam isu kontroversi di masa lampau atau isu yang sedang hangat di ruang publik ke ruang kelas dan kemudian menjadikannya bahan perdebatan. Hal tersebut dilakukan untuk membangun daya kritis anak-anak. Ada juga guru-guru yang memanfaatkan media digital agar anak-anak lebih tertarik belajar.

Daya kritis dan kreativitas guru sangat berpengaruh untuk memengaruhi siswa dalam memandang berbagai persoalan. Di sinilah guru berposisi sebagai sosok yang mau menggali potensi siswa, bukan bertindak sebagai pengisi bejana kosong seperti kritik Freire (1971) pada pendidikan gaya bank. Guru juga harus menjadi teladan sebagai pembaca yang andal dari berbagai literatur. Guru membawa anak-anak ke ragam literatur, mengajak anak-anak untuk terus membaca berbagai teks untuk memahami kompleksitas peristiwa.

Romo Mangun (2020) dalam Sekolah Merdeka menantang para guru untuk mendorong anak-anak untuk aktif mengeksplorasi. Proses pendidikan menurutnya harus jauh dari perangai suka mengomando, menggurui, mengisi kuali kosong menjadi proses dialog. Pembaruan pedagogik dan didaktik yang progresif dalam perspektifnya seratus persen antiotoriter, anti-pengarahan top-down, anti-indoktrinasi, antihafalan model beo, antisikap dan suasana yang serba-menggurui.

Mengoptimalkan pembelajaran sosial humaniora sebagai arena membebaskan dan mencerahkan anak didik menjadi kontribusi penting pendidikan terhadap bangunan demokratisasi di Indonesia. Tentu perlu diimbangi dengan berbagai program di sekolah yang memberi kesempatan siswa untuk berjumpa dan berdialog dengan beragam kalangan. Dan, juga contoh aktual otoritas pemerintah yang menunjukkan sikap tidak antikritik dan sedia berdialog dengan rakyat.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Hari Buruh, Nurul Arifin...
Hari Buruh, Nurul Arifin Dorong Transformasi Pekerja Indonesia Hadapi Era AI dan Digitalisasi
ITB Dorong Percepatan...
ITB Dorong Percepatan Akses Digital Indonesia
Pilot Project Digitalisasi...
Pilot Project Digitalisasi Bansos Diperluas, 78 Persen Daerah di Luar Pulau Jawa
Cyber Warfare, Kunci...
Cyber Warfare, Kunci Keberhasilan Operasi Absolute Resolve
Negara Online, Produktivitas...
Negara Online, Produktivitas Jangan Offline
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Rekomendasi
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Berita Terkini
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
MAKI Temukan Potensi...
MAKI Temukan Potensi Korupsi dalam Kepemilikan SPPG, Sahroni: Kejagung Wajib Usut!
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved