Pinjol Telah Salurkan Ratusan Triliun Rupiah

Rabu, 18 November 2020 - 05:41 WIB
loading...
A A A
Di satu sisi, pertumbuhan fintech yang begitu subur di negeri ini memang patut disyukuri, namun di sisi lain fintech menimbulkan masalah tersendiri. Sejak beberapa waktu lalu fintech ilegal juga berkembang sangat cepat. Memang, pihak OJK tidak lalai dalam mengontrol kehadiran fintech, namun masih selalu terdengar korban pinjol berjatuhan. Untuk meminimalkan perusahaan pinjol ilegal, OJK telah membentuk satuan tugas yang memonitor perkembangan fintech, terutama mereka yang bermain di luar aturan.

Maraknya perusahaan pinjol ilegal, sebagaimana dibeberkan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso sulit dibendung, mengingat potensi pasar digital Indonesia sangat besar sehingga dilirik para investor yang bermain pada ekonomi digital. Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah mengubah secara signifikan sejumlah aktivitas pada industri keuangan nasional. Sebelumnya, sebagaimana dituturkan orang nomor satu di OJK itu, bahwa masyarakat di daerah sulit mengakses perbankan langsung sehingga bank dituntut mendirikan cabang di daerah. Sekarang dengan teknologi digital semuanya menjadi mudah tanpa berurusan dengan kantor cabang.

Namun, di balik keunggulan dan potensi ekonomi digital, khususnya terkait fintech, sejumlah bahaya mengintai. Mengutip laporan Financial Services Information Sharing and Analysis Center (FS-ISAC), Indonesia masuk dalam daftar 10 negara rentan kejahatan teknologi digital atau cyber crime. Pihak otoritas yang terkait urusan fintech jangan sampai lengah. (*)
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga Persatuan Bangsa,...
Jaga Persatuan Bangsa, BEM Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi Hukum dan Politik
PP Tunas Berlaku, Kemenag:...
PP Tunas Berlaku, Kemenag: Momentum Perkuat Literasi Digital Siswa dan Santri
Sukseskan PP Tunas,...
Sukseskan PP Tunas, Kemenag Siapkan Strategi Literasi Digital bagi 13 Juta Siswa dan Santri
Satu Dekade Upaya Pemerintah...
Satu Dekade Upaya Pemerintah Bangun Internet Sehat dan Ruang Digital Ramah Anak
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Tentang AI, Mahasiswa Universitas LIA Ikuti AYF 35 di Vietnam
Pemprov Papua Tengah...
Pemprov Papua Tengah Tingkatkan Kualitas SDM lewat SindoNews Journalism Class
Hadapi Dampak Negatif...
Hadapi Dampak Negatif Digitalisasi, Perlu Literasi dan Aturan yang Relevan
Marak Risiko Aktivitas...
Marak Risiko Aktivitas Digital, HGI dan Polda Sumbar Gelar Literasi Digital
Pemerintah Diminta Perluas...
Pemerintah Diminta Perluas Program Literasi Digital hingga ke Daerah
Rekomendasi
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Berita Terkini
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved