Pinjol Telah Salurkan Ratusan Triliun Rupiah

Rabu, 18 November 2020 - 05:41 WIB
loading...
Pinjol Telah Salurkan...
Kontribusi penyaluran pinjaman online secara nasional telah mencapai Rp128,7 triliun per September atau bertumbuh sekitar 113% dibanding periode yang sama tahun lalu.
A A A
PERTUMBUHAN financial technology (fintech) di Indonesia bak jamur di musim hujan. Pengandaian tersebut tidak berlebihan setidaknya terlihat dari kontribusi penyaluran pinjaman secara nasional yang telah mencapai Rp128,7 triliun per September atau bertumbuh sekitar 113% dibanding periode yang sama tahun lalu. Fintech dengan sendirinya telah berkontribusi positif pada perekonomian nasional yang memperluas akses terhadap layanan pembiayaan.

Gambaran peranan penting fintech dapat dilihat dari prediksi Google Domestic Domain (GDD) yang dirilis tahun lalu. Indonesia diprediksi sebagai negara dengan pertumbuhan fintech tercepat di ASEAN. Saat ini, berdasarkan versi GDD, nilai fintech telah mencapai sekitar USD40 miliar dengan pertumbuhan tahunan sekitar 50%. Berikutnya, lima tahun ke depan GDD memperkirakan nilai fintech menembus angka USD100 miliar. Harus diakui bahwa fintech sebuah sektor yang paling kompetitif saat ini dan menjadi ikon bagi ekonomi digital Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pengembangan fintech terus dimaksimalkan. Bukan tanpa alasan. Fakta membuktikan indeks inklusi dan literasi keuangan di Indonesia masih rendah dibandingkan sejumlah negara ASEAN. Tengok saja, indeks inklusi keuangan Indonesia baru mencapai 76% tahun lalu, bandingkan dengan sejumlah negara tetangga seperti Malaysia yang sudah mencapai 85% dan Singapura yang telah menembus 98%. Begitu pun tingkat literasi keuangan digital yang baru di level 35,5%, masyarakat masih banyak memakai layanan keuangan informal.

Ketika berbicara soal fintech, hal yang terbayang adalah peer to peer (P2P) lending atau lebih akrab dengan istilah pinjaman online (pinjol). Pasalnya, dari aktivitas fintech yang sangat beragam itu pinjol-lah yang paling akrab dengan masyarakat. Bagaimana perkembangan pinjol di dalam negeri di tengah amuk Covid-19? Pemerintah mengklaim penyaluran pinjol telah mencapai Rp128,7 triliun hingga September 2020. Adapun peminjam (lender) terbesar dari layanan pinjol itu adalah kaum muda yang berusia 19 hingga 34 tahun.

Untuk ukuran ASEAN, ternyata Indonesia tercatat memiliki startup (perusahaan rintisan) fintech sekitar 20% dari jumlah perusahaan fintech di ASEAN atau terbesar kedua setelah Singapura dengan mencatatkan 39%, selanjutnya Malaysia sekitar 15%, dan Thailand 10% dari jumlah perusahaan fintech di ASEAN. Adapun perusahaan fintech di Indonesia, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencapai 286 di mana 55% adalah penyelenggara pinjol. OJK mencatat 124 pinjol sudah terdafar dan 33 pinjol sudah mengantongi izin OJK.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga Persatuan Bangsa,...
Jaga Persatuan Bangsa, BEM Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi Hukum dan Politik
PP Tunas Berlaku, Kemenag:...
PP Tunas Berlaku, Kemenag: Momentum Perkuat Literasi Digital Siswa dan Santri
Sukseskan PP Tunas,...
Sukseskan PP Tunas, Kemenag Siapkan Strategi Literasi Digital bagi 13 Juta Siswa dan Santri
Satu Dekade Upaya Pemerintah...
Satu Dekade Upaya Pemerintah Bangun Internet Sehat dan Ruang Digital Ramah Anak
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Tentang AI, Mahasiswa Universitas LIA Ikuti AYF 35 di Vietnam
Pemprov Papua Tengah...
Pemprov Papua Tengah Tingkatkan Kualitas SDM lewat SindoNews Journalism Class
Hadapi Dampak Negatif...
Hadapi Dampak Negatif Digitalisasi, Perlu Literasi dan Aturan yang Relevan
Marak Risiko Aktivitas...
Marak Risiko Aktivitas Digital, HGI dan Polda Sumbar Gelar Literasi Digital
Pemerintah Diminta Perluas...
Pemerintah Diminta Perluas Program Literasi Digital hingga ke Daerah
Rekomendasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved