Soal Protokol Kesehatan di Pilkada, Kemendagri Sebut Masih Terkendali
Selasa, 17 November 2020 - 16:16 WIB
loading...
Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Syafrizal mengatakan, pelaksanaan pilkada saat ini masih dalam tataran kondusif dan terkendali. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Syafrizal mengatakan, pelaksanaan pilkada saat ini masih dalam tataran kondusif dan terkendali.
(Baca juga: Diabetes Jadi Penyebab Kematian Tertinggi Covid-19)
Menurutnya, dari hasil evaluasi belum terbukti pilkada timbulkan klaster baru yang signifikan. Bahkan terjadi penurunan zonasi risiko Covid-19 (virus Corona) di daerah-daerah peserta pilkada.
"Ini menarik ya. Dari data yang kami kumpulkan, malah terjadi penurunan zonasi risiko," kata Syafrizal, Selasa (17/11/2020). (Baca juga: Tekan Angka Kemiskinan, Mensos Targetkan Graduasi Jadi 10 Juta KPM)
Dia menyebut, saat awal penyelenggaraan kampanye terdapat 45 daerah peserta pilkada yang berzona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19. Namun per 8 November lalu menurun tinggal belasan saja.
(Baca juga: Diabetes Jadi Penyebab Kematian Tertinggi Covid-19)
Menurutnya, dari hasil evaluasi belum terbukti pilkada timbulkan klaster baru yang signifikan. Bahkan terjadi penurunan zonasi risiko Covid-19 (virus Corona) di daerah-daerah peserta pilkada.
"Ini menarik ya. Dari data yang kami kumpulkan, malah terjadi penurunan zonasi risiko," kata Syafrizal, Selasa (17/11/2020). (Baca juga: Tekan Angka Kemiskinan, Mensos Targetkan Graduasi Jadi 10 Juta KPM)
Dia menyebut, saat awal penyelenggaraan kampanye terdapat 45 daerah peserta pilkada yang berzona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19. Namun per 8 November lalu menurun tinggal belasan saja.
Lihat Juga :