Sandiaga Uno Harap UMKM Kembali Bangkit Usai Pandemi

Minggu, 15 November 2020 - 17:05 WIB
loading...
Sandiaga Uno Harap UMKM...
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno menyebutkan, keberadaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sangat penting di Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno menyebutkan bahwa keberadaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sangat penting di Indonesia. UMKM disebut sangat berkontrubusi besar terhadap ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di tanah air.

(Baca juga: Kerumunan Tanpa Protokol Kesehatan, Satgas: Jangan Membuat Penanganan Covid-19 Sirna)

"Kontribusi UMKM gede banget terhadap perekonomian nasional sekitar 61 persen. Dan banyak menyerap tenaga kerja, sekitar 97 persen. Banyak yang menyangka bahwa kalau membuka lapangan kerja itu adalah usaha -usaha besar. Sebetulnya UMKM lah, 97 persen pencipta lapangan kerja," ungkap Sandiaga Uno dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (15/11/2020).

(Baca juga: Membina Kebhinekaan Melalui Transformasi Era Digital)

Namun demikian, mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini menyampaikan bahwa menurut survei Kementerian UMKM dan koperasi ada sekitar 47 persen dari jumlah UMKM yang ada sekrang saat akan berhenti berusaha karena terhantam pandemi.

Oleh karena itu, Sandiaga ingin membuat satu inisiasi agar UMKM bangkit. Sehingga ekonomi nasional pun bangkit pasca pandemi nanti.

"Kami ingin membuat membuat satu inisiasi agar mereka bangkit agar UMKM bangkit dan Indonesia bangkit. Bukan hanya start up, tapi juga scale up harus berkembang," jelasnya.

Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini salah satu langkah untuk membangkitkan UMKM adalah dengan membantu UMKM meningkatkan kemampuan pengelolaan laporan keuangan usaha mereka.

"Bersaing, bertahan dan bangkit. Saya ini dulu akuntan. Jadi saya profesinya pernah menjadi seorang akuntan, seorang keuangan dan saya melihat bahwa UMKM kita ini perlu dibantu dari segi peningkatan kemampuan mereka mengelola keuangan," ucap Sandi.

"Banyak UMKM yang menganggap laporan keuangan terlalu rumit dan buang waktu dan mereka berfokus pada penjualan. Istilahnya 'dapat uang langsung taruh dalam laci'. Tapi ternyata hal ini justru bisa menjadi bumerang," tambahnya.

Padahal, dengan tidak jelasnya laporan keuangan tersebut maka tidak heran pemilik usaha bingung dengan keuangan yang dianggap berkurangan padahal ordernya terus meningkat.

"Ini karena kurangnya perencanaan dan laporan keuangan. Nah, untuk para UMKM, untuk meningkatkan penghasilan dan membuka lebih banyak lapangan kerja, mulailah sekarang untuk melakukan perencanaan dan laporan keuangan," harap Sandi.

Di era yang serba digital ini, maka muncul banyak aplikasi atau layanan point of scale yang membantu pelaku UMKM sebagai satu solusi untuk mencatat penjualan dan membuat laporan transaksi yang sangat simple. Salah satunya aplikasi Kasir buatan anak Indonesia.

"Aplikasi Kasir ini simple, enggak pakai ngejelimet pokoknya mudah dan sederhana. Salah satu aplikasi pos point of sale terbaik yang saya pernah temukan dan sudah bekerjasama dengan komunitas kita salah satunya Oke Oce," pungkasnya.

Sandi berharap UMKM kembali bangkit sehingga tercipta banyak lapangan kerja dan membangkitakan kembali ekonomi Indonesia. "Indonesia harus bangkit. Untuk Indonesia bangkit, UMKM harus bangkit," ujar pengagas Rumah Siap Kerja ini.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Panen Perdana Edamame,...
Panen Perdana Edamame, Sandi Uno: Langkah Awal Penguatan Ekonomi Desa
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Pendampingan PNM Mekaar...
Pendampingan PNM Mekaar Antar Perempuan UMKM Raih Prestasi Nasional
Ekosistem UMKM untuk...
Ekosistem UMKM untuk Tumbuh dan Kembang
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Rekomendasi
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved