Kepercayaan Publik dan Profesionalisme Polri Jadi Tantangan Calon Kapolri

Jum'at, 13 November 2020 - 17:53 WIB
loading...
Kepercayaan Publik dan...
Anggota Komisi III DPR, Didik Mukrianto mengatakan calon Kapolri ke depan harus memiliki kapabilitas yang mumpuni karena tantangan Korps Bhayangkara ke depan sangat berat. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR , Didik Mukrianto mengatakan calon Kapolri ke depan harus memiliki kapabilitas yang mumpuni karena tantangan Korps Bhayangkara ke depan sangat berat. Orang itu, harus memahami tugas dan tanggung jawab kepolisian yang sangat berat dalam memelihara keamanan dan ketertiban, menyayomi dan melayani masyarakat sekaligus menegakkan hukum.

"Serta tantangan kinerja Polri ke depan yang semakin berat dalam menghadapi berbagai dinamisasi dan globalisasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri di sisi lain, hadirnya sosok Kapolri kedepan menjadi sangat strategis untuk memastikan Institusi Polri mewujudkan segenap harapan rakyat Indonesia," ujar Didik kepada SINDO Media, Jumat (13/11/2020). (Baca juga: Kata Gerindra soal Tiga Nama yang Disebut Calon Kapolri Ini)

Didik melihat tantangan lain yang dihadapi kepolisian saat ini adalah masih kurang maksimalnya trust publik terhadap institusi Polri. Selain Polri harus terus melakukan pengawasan ke dalam yang cukup intens, meningkatkan kinerja dan penguatan kelembagaan, serta meningkatkan profesionalisme para anggotanya dalam menjawab tantangan perubahan yang sedemikian cepat, Polri juga harus terus mereformasi diri menjadi lebih baik.

"Mengawal agenda strategi tersebut, membutuhkan komitmen kuat dan tidak terlepas dari kepemimpinan atau Kapolri ke depan. Sedemikian strategis agenda yang harus dikawal oleh Calon Kapolri," jelasnya.

Menurut Ketua Divisi Hukum dan HAM Partai Demokrat ini, idealnya Kapolri ke depan minimal mempunyai kriteria sebagai berikut. Pertama, sosok yang memiliki integritas dan rekam jejak yang baik, termasuk kapasitas, kapabilitas dan kompetensi yang baik, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi sipil di negara hukum yang demokratis seperti Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Pigai Usul Sertifikat...
Pigai Usul Sertifikat HAM Jadi Syarat Naik Pangkat, Polri Buka Suara
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Bedah Rumah Buruh Cuci Gosok di Bogor
Rekomendasi
Kondisi Jalur Distribusi...
Kondisi Jalur Distribusi Membaik, Penyaluran BBM di Sumatera Barat Kembali Stabil
Nafkah Anak Setelah...
Nafkah Anak Setelah Perceraian: Berapa Besar yang Wajib Diberikan Ayah?
Pengendara RX King Nyelonong...
Pengendara RX King Nyelonong Masuk Tol Jagorawi Tanpa Helm, Endingnya Ditilang
Berita Terkini
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Infografis
Profil Jenderal Bintang...
Profil Jenderal Bintang 3 Polri, Salah Satunya The Next Kapolri?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved