Putus Penularan Covid-19, Penerapan 3M dan 3T Harus Berjalan Seiring

Jum'at, 13 November 2020 - 08:08 WIB
loading...
Putus Penularan Covid-19,...
Satgas sedang melakukan swab tes terhadap masyarakat. Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, penerapan 3M dan 3T harus berjalan seiring.
A A A
JAKARTA - Kesadaran masyarakat dalam penerapan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun) sejauh ini sudah sangat baik. Sayangnya, kesadaran ini tidak berbanding lurus dengan penerapan 3T (testing, tracing, dan treatment). Padahal, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 , penerapan 3M dan 3T harus berjalan seiring.



Idealnya, saat berjalan beriring, ketika 3M yang diterapkan sukses, 3T seharusnya juga sukses. Namun, ketika 3M saja yang diterapkan dan 3T tidak, bisa dipastikan upaya yang dilakukan tidak akan membuahkan kesuksesan. “Agak susah ya (menurunkan kasus Covid-19) kalau (3M dan 3T) tidak berjalan bersama,” kata Penasihat Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi Monica Nirmala dalam dialog KPC PEN bertema “Optimisme Masyarakat Terhadap 3T Secara Virtual” kemarin. (Baca: Gelombang PHK Tak Terbendung, Pengangguran di Bekasi Melonjak)

Menurut Monic—sapaannya, 3M berbicara tentang peran sebagai individu seperti memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. “Tapi, kalau testing, tracing, ini berbicara tentang bahwa kita memberikan notifikasi atau pemberitahuan kepada orang-orang di sekitar kita untuk waspada gitu. Oh, bisa jadi kamu tertular Covid-19. Karena itu, kamu perlu melakukan karantina. Jadi, memang ada satu proses yang tidak hanya individu, tetapi juga melibatkan komunal gitu atau orang yang lebih banyak,” ucap Monica.

Monica tak menampik, dalam banyak diskusi yang mereka temukan di lapangan terutama di daerah, bahwa masih ada masyarakat yang takut dilakukan testing sebagai bagian dari proses 3T. “Mungkin kalau dites petugas kesehatan yang pakai baju putih-putih gitu, ya agak takut gitu. Jadi, di kesempatan ini saya ingin menekankan kepada publik bahwa jangan takut dengan tenaga kesehatan yang begitu. Justru mereka ingin memeriksa Bapak-Ibu karena mereka sayang, ingin memastikan bagaimana kondisi kesehatan Bapak-Ibu,” ungkap Monica.

Di kesempatan yang sama, Managing Director IPSOS Indonesia Soeprapto Tan mengungkapkan dari survei menunjukkan bahwa sebanyak 71% masyarakat Indonesia sudah memahami 3T salah satu langkah untuk memutus penularan Covid-19. Sekitar 29% masyarakat tidak aware atau tidak mengerti sebenarnya 3T itu apa. Kondisi ini berbeda terhadap pemahaman masyarakat tentang 3M, yang 99% sudah sangat paham apa itu 3M. “Kalau 99% ini biasanya orang sudah autopilot,” selorohnya. (Baca juga: Kenali Ciri-ciri Rumah Tangga Diganggu Setan Dasim)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Berita Terkini
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved