Potensi Wakaf Capai Ratusan Triliun Rupiah

Jum'at, 13 November 2020 - 05:35 WIB
loading...
Potensi Wakaf Capai...
Pemerintah akan memaksimalkan potensi wakaf dengan menggerakkan wakaf sebagai instrumen surat berharga syariah negara (SBSN) alias sukuk.
A A A
POTENSI wakaf Indonesia mencapai ratusan triliun. Sungguh disayangkan potensi tersebut belum tergarap secara maksimal. Belum lama ini Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membeberkan angkanya mencapai Rp217 triliun. Artinya, potensi wakaf setara dengan 3,4% produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Dari mana mendapatkan angka sebesar itu? Hitungan versi pemerintah berasal dari 74 juta penduduk kelas menengah. Kini pemerintah akan memaksimalkan potensi tersebut dengan menggerakkan wakaf sebagai instrumen surat berharga syariah negara (SBSN) alias sukuk.

Sebenarnya gerakan wakaf melalui SBSN atau lebih dikenal Cash Waqaf Linked Sukuk (CWLS) sudah hadir sejak dua tahun lalu. Namun, program tersebut masih jauh dari harapan karena jumlahnya belum signifikan. Pasalnya, investornya hanya berasal dari kalangan instansi. Untuk memaksimalkan program itu, Sri Mulyani Indrawati berpandangan perlu dilakukan mobilisasi sebagai sebuah langkah serius untuk mengumpulkan pendanaan sosial. Satu di antara tantangan pengembangan wakaf yakni pemahaman masyarakat yang menilai wakaf hanya berbentuk tanah misalnya untuk masjid, makam, dan madrasah.

Sebagai bukti serius menggarap potensi wakaf tersebut, pemerintah kembali meluncurkan CWLS Seri SWR001 di mana masyarakat bisa menyimpan aset dengan jangka waktu dua tahun, yang diwakafkan adalah hasil investasi. CWLS, yang kini dalam masa penawaran sejak 9 Oktober hingga 12 November, diperuntukkan bagi wakaf individu dan institusi sebagai pengembangan investasi sosial maupun wakaf produktif di Indonesia. CWLS yang diterbitkan awal Oktober 2020 menawarkan tingkat imbalan atau kupon tetap sebesar 5,5% per tahun.

Bagaimana dengan penyaluran hasil investasinya sebagai wakaf? Pemerintah telah menetapkan alokasi imbalan investasi akan diarahkan untuk kegiatan sosial yang memiliki dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Untuk penyalurannya dilaksanakan oleh nazhir (penyalur) yang kredibel atas rekomendasi dari Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) dan mendapat persetujuan dari Badan Wakaf Indonesia sebagai regulator dan pengawas nazhir. Dan, setiap nazhir harus menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dan penyaluran dana imbalan kepada BWI, Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, serta wakif atau pembeli CWSL. Pemesanan CWSL minimal Rp 1 juta dan tidak ada batasan maksimal nominal.

Selain berwakaf melalui SBSN, masyarakat juga bisa memanfaatkan wakaf saham. Sejak tahun lalu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah meluncurkan program wakaf saham. Adapun saham yang bisa diwakafkan adalah saham dalam Daftar Efek Syariah. Saham yang diwakafkan tidak ada batasan harga maupun tingkat likuid. Mekanismenya wakif (pemberi wakaf) melaksanakan ikrar wakaf dengan perusahaan efek atau anggota bursa (AB) yang ditunjuk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Lindungi Aset Wakaf,...
Lindungi Aset Wakaf, Kemenag: 287.162 Bidang Tanah Umat Sudah Tersertifikasi
PP ISNU Dorong Optimalisasi...
PP ISNU Dorong Optimalisasi Wakaf dan Zakat untuk Beasiswa-Modal Usaha
Pemprov Sumbar Bersama...
Pemprov Sumbar Bersama Darunnajah Kerja Sama Pengelolaan Wakaf
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
Cinta Quran Foundation...
Cinta Quran Foundation Bangun RS Berbasis Wakaf Produktif
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Rekomendasi
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Berita Terkini
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved