MNC Life Beri Penghargaan Agen Terbaik, Hary Tanoesoedibjo Dorong Industri Life Insurance
Kamis, 12 November 2020 - 01:09 WIB
loading...
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo memberikan penghargaan Champion Award Night (CAN) 2020 kepada 13 agen terbaik seperti Rookie Agent, Top Agent, Top Business Manager dan Top Recruit, Rabu (11/11/2020). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - MNC Life memberikan penghargaan Champion Award Night (CAN) 2020 secara virtual kepada 13 agen terbaik dari berbagai kategori.
"Selamat kepada para pemenang. Tentunya, bisa menjadi contoh bagi yang lain untuk bisa berprestasi juga, yang sama baiknya atau bahkan lebih baik," kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo saat memberikan penghargaan CAN 2020, seperti Rookie Agent, Top Agent, Top Business Manager dan Top Recruit, Rabu (11/11/2020). (Baca juga: MNC Life dan APARI Ajak Pelaku Asuransi Lihat Peluang di Masa Pandemi)
Hary mengatakan penghargaan ini sebagai apresiasi bagi para pemenang agar bisa lebih baik lagi, sebagai motivasi agar agen yang lain bisa berkarya dan berprestasi. Menurutnya, potensi industri asuransi masih sangat besar. Indonesia memiliki jumlah penduduk 270 juta jiwa, dengan pertumbuhan 3 juta sampai 4 juta setiap tahun, dengan mayoritas usianya produktif. (Baca juga: MNC Life Luncurkan Hario GAS, Asuransi Gratis Buat Ojol)
Pendapatan per kapita masyarakat saat ini US$ 4.000. Berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, khususnya pendapatan per kapita masyarakat, industri _life insurance_ akan bertumbuh. Pendapatan per kapita penting karena menunjukkan rata-rata pendapatan masyarakat. Selain itu, disparitas yang makin sempit juga akan semakin baik bagi industri asuransi. (Baca juga: MNC Sekuritas Permudah Akses Perlindungan Covid-19 Melalui Produk Hario Siaga Diamond)
Bila kesejahteraan masyarakat meningkat, intelektualitasnya makin tinggi, pendidikannya makin tinggi, industri asuransi itu akan makin tumbuh secara otomatis. "Begitu nanti pendapatan masyarakat per orang per tahun meningkat, karena kesejahteraannya meningkat, middle class ke atas jumlahnya makin besar secara otomatis industri life insurance tumbuhnya akan sangat luar biasa," tuturnya.
Life insurance, lanjut Hary, dibutuhkan sebagai perlindungan. Biasanya kepala rumah tangga memberikan proteksi kepada keluarganya, bisa dalam bentuk macam-macam seperti life, education, health dan lain sebagainya. Saat ini, industri asuransi dinilainya lebih baik. Sebab, semua kembali ke life insurance yang normal, dimana produk yang ada dapat dipertanggung jawabkan. Selain itu, saat ini dalam kondisi Covid-19 dimana banyak orang memilih untuk menabung. Di perbankan, sangat banyak likuiditas, bahkan beberapa bank tidak lagi menerima deposito, kecuali dengan bunga yang diturunkan. Asuransi, kata Hary, adalah salah satu alternatif investasi selain deposito. "Ada peluang yang sangat besar untuk produk-produk yang bisa menghasilkan sesuatu yang bisa lebih baik daripada bunga bank khususnya bunga deposito," katanya.
Ini merupakan kesempatan bagi para pemain asuransi jiwa untuk bisa memindahkan paling tidak sebagian likuiditas itu kepada produk asuransi jiwa. Hary berpesan, sebagus apa pun industrinya dan ditopang dengan pertumbuhan ekonomi yang suatu saat sangat menjanjikan, tapi tanpa salesmanship yang kuat, tanpa teknik yang baik, belum tentu bisa maksimal.
"Selamat kepada para pemenang. Tentunya, bisa menjadi contoh bagi yang lain untuk bisa berprestasi juga, yang sama baiknya atau bahkan lebih baik," kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo saat memberikan penghargaan CAN 2020, seperti Rookie Agent, Top Agent, Top Business Manager dan Top Recruit, Rabu (11/11/2020). (Baca juga: MNC Life dan APARI Ajak Pelaku Asuransi Lihat Peluang di Masa Pandemi)
Hary mengatakan penghargaan ini sebagai apresiasi bagi para pemenang agar bisa lebih baik lagi, sebagai motivasi agar agen yang lain bisa berkarya dan berprestasi. Menurutnya, potensi industri asuransi masih sangat besar. Indonesia memiliki jumlah penduduk 270 juta jiwa, dengan pertumbuhan 3 juta sampai 4 juta setiap tahun, dengan mayoritas usianya produktif. (Baca juga: MNC Life Luncurkan Hario GAS, Asuransi Gratis Buat Ojol)
Pendapatan per kapita masyarakat saat ini US$ 4.000. Berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, khususnya pendapatan per kapita masyarakat, industri _life insurance_ akan bertumbuh. Pendapatan per kapita penting karena menunjukkan rata-rata pendapatan masyarakat. Selain itu, disparitas yang makin sempit juga akan semakin baik bagi industri asuransi. (Baca juga: MNC Sekuritas Permudah Akses Perlindungan Covid-19 Melalui Produk Hario Siaga Diamond)
Bila kesejahteraan masyarakat meningkat, intelektualitasnya makin tinggi, pendidikannya makin tinggi, industri asuransi itu akan makin tumbuh secara otomatis. "Begitu nanti pendapatan masyarakat per orang per tahun meningkat, karena kesejahteraannya meningkat, middle class ke atas jumlahnya makin besar secara otomatis industri life insurance tumbuhnya akan sangat luar biasa," tuturnya.
Life insurance, lanjut Hary, dibutuhkan sebagai perlindungan. Biasanya kepala rumah tangga memberikan proteksi kepada keluarganya, bisa dalam bentuk macam-macam seperti life, education, health dan lain sebagainya. Saat ini, industri asuransi dinilainya lebih baik. Sebab, semua kembali ke life insurance yang normal, dimana produk yang ada dapat dipertanggung jawabkan. Selain itu, saat ini dalam kondisi Covid-19 dimana banyak orang memilih untuk menabung. Di perbankan, sangat banyak likuiditas, bahkan beberapa bank tidak lagi menerima deposito, kecuali dengan bunga yang diturunkan. Asuransi, kata Hary, adalah salah satu alternatif investasi selain deposito. "Ada peluang yang sangat besar untuk produk-produk yang bisa menghasilkan sesuatu yang bisa lebih baik daripada bunga bank khususnya bunga deposito," katanya.
Ini merupakan kesempatan bagi para pemain asuransi jiwa untuk bisa memindahkan paling tidak sebagian likuiditas itu kepada produk asuransi jiwa. Hary berpesan, sebagus apa pun industrinya dan ditopang dengan pertumbuhan ekonomi yang suatu saat sangat menjanjikan, tapi tanpa salesmanship yang kuat, tanpa teknik yang baik, belum tentu bisa maksimal.
Lihat Juga :