Praktisi Hukum Berbagi Pengalaman Menghadapi COVID-19
Rabu, 11 November 2020 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
“Segera mandi dan membersihkan mobil dan barang-barang yang dibawa dari luar menggunakan disinfektan juga sudah menjadi kebiasaan keluarga di rumah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran COVID-19 dan melindungi anggota keluarga,” katanya lagi.
Setiap orang yang mau masuk rumah Hendra harus disemprot dengan alkohol termasuk apabila ada tukang air mineral galon atau tukang untuk melakukan reparasi rumah. Selanjutnya setelah mereka selesai maka semua wilayah yang dilewati harus juga disemprot disinfektan.
Selain terus menjalankan protokol kesehatan dengan sangat ketat, Hendra menjelaskan bahwa kecuali untuk urusan pekerjaan dirinya dan keluarga sudah jarang pergi ke tempat keramaian atau kerumunan dengan orang banyak. Kalaupun terpaksa harus keluar rumah seperti ke pasar maka protokol kesehatan yang sangat ketat akan dijalankan.
Hendra menjelaskan untuk menjaga kesehatan diri para lawyer dan staf yang bekerja di Frans and Setiawan Law Office dari bulan Maret 2020 manajemen sepakat menerapkan sistem bekerja dari rumah secara penuh waktu (working from home/WFH). Kebijakan ini diambil setelah melihat saat itu pemerintah cenderung seperti meremehkan wabah yang terjadi di Kota Wuhan seperti mengatakan wabah itu tidak akan masuk Indonesia, orang Indonesia kebal virus COVID-19 dan lain sebagainya.
“Keamanan dan kesehatan staf kami adalah prioritas nomor 1 dan paling utama. Uang bisa dicari tapi nyawa kalau hilang tidak bisa diganti. Dengan alasan ini kantor kami masih akan menjalankan WFH sampai pandemi ini selesai,” tutur Hendra.
Setiap orang yang mau masuk rumah Hendra harus disemprot dengan alkohol termasuk apabila ada tukang air mineral galon atau tukang untuk melakukan reparasi rumah. Selanjutnya setelah mereka selesai maka semua wilayah yang dilewati harus juga disemprot disinfektan.
Selain terus menjalankan protokol kesehatan dengan sangat ketat, Hendra menjelaskan bahwa kecuali untuk urusan pekerjaan dirinya dan keluarga sudah jarang pergi ke tempat keramaian atau kerumunan dengan orang banyak. Kalaupun terpaksa harus keluar rumah seperti ke pasar maka protokol kesehatan yang sangat ketat akan dijalankan.
Hendra menjelaskan untuk menjaga kesehatan diri para lawyer dan staf yang bekerja di Frans and Setiawan Law Office dari bulan Maret 2020 manajemen sepakat menerapkan sistem bekerja dari rumah secara penuh waktu (working from home/WFH). Kebijakan ini diambil setelah melihat saat itu pemerintah cenderung seperti meremehkan wabah yang terjadi di Kota Wuhan seperti mengatakan wabah itu tidak akan masuk Indonesia, orang Indonesia kebal virus COVID-19 dan lain sebagainya.
“Keamanan dan kesehatan staf kami adalah prioritas nomor 1 dan paling utama. Uang bisa dicari tapi nyawa kalau hilang tidak bisa diganti. Dengan alasan ini kantor kami masih akan menjalankan WFH sampai pandemi ini selesai,” tutur Hendra.
Lihat Juga :