Praktisi Hukum Berbagi Pengalaman Menghadapi COVID-19
Rabu, 11 November 2020 - 12:15 WIB
loading...
Managing Partner dari Frans and Setiawan Law Office, Hendra Setiawan Boen menerapkan kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19 apalagi dirinya aktif menjalankan aktivitas persidangan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Managing Partner dari Frans and Setiawan Law Office, Hendra Setiawan Boen menerapkan kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19 apalagi dirinya aktif menjalankan aktivitas persidangan padahal terungkap virus asal Kota Wuhan ini sudah menjalar ke beberapa pengadilan. Oleh karena itu penting menjaga kebersihan selama menjalankan aktivitas di luar rumah.
“Prinsip saya adalah kita tidak bisa memaksa orang untuk sadar menjalankan protokol kesehatan, tapi kita bisa menjaga diri sendiri. Jadi terpulang ke setiap individu saja,” ujarnya dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (11/11/2020). (Baca juga: Pakar Imunisasi: EUA Vaksin COVID-19 Bisa Diberikan Setelah Uji Klinis Selesai)
Hendra mengatakan saat ini selalu membawa hand sanitizer dan menggunakan masker dan menjaga jarak. Biasanya Hendra akan menggunakan masker medis yang dilapis dengan masker kain dan face-shield, namun apabila harus melakukan kegiatan di daerah ramai maka dia akan menggunakan masker jenis full-face respirator. Hal ini karena dari pengalaman memakai masker biasa terkadang masih dapat tercium bau asap rokok atau asap kendaraan.
“Saya mengambil logika sederhana saja, partikel asap tentu lebih besar daripada partikel virus sehingga apabila asap masih bisa tercium maka bagaimana dengan virus dengan ukuran yang jauh lebih kecil?” jelas Hendra.
Selanjutnya Hendra menuturkan pilihan lain adalah menggunakan masker wearable dengan teknologi air purifier. “Masker jenis ini biasanya memakai filter H13 HEPA yang mencegah masuknya bakteri, virus atau partikel jahat lain. Selain itu masker elektrik tersebut juga dilengkapi dengan kipas sehingga pengguna dapat bernapas dengan normal tanpa merasa sesak.”
“Prinsip saya adalah kita tidak bisa memaksa orang untuk sadar menjalankan protokol kesehatan, tapi kita bisa menjaga diri sendiri. Jadi terpulang ke setiap individu saja,” ujarnya dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (11/11/2020). (Baca juga: Pakar Imunisasi: EUA Vaksin COVID-19 Bisa Diberikan Setelah Uji Klinis Selesai)
Hendra mengatakan saat ini selalu membawa hand sanitizer dan menggunakan masker dan menjaga jarak. Biasanya Hendra akan menggunakan masker medis yang dilapis dengan masker kain dan face-shield, namun apabila harus melakukan kegiatan di daerah ramai maka dia akan menggunakan masker jenis full-face respirator. Hal ini karena dari pengalaman memakai masker biasa terkadang masih dapat tercium bau asap rokok atau asap kendaraan.
“Saya mengambil logika sederhana saja, partikel asap tentu lebih besar daripada partikel virus sehingga apabila asap masih bisa tercium maka bagaimana dengan virus dengan ukuran yang jauh lebih kecil?” jelas Hendra.
Selanjutnya Hendra menuturkan pilihan lain adalah menggunakan masker wearable dengan teknologi air purifier. “Masker jenis ini biasanya memakai filter H13 HEPA yang mencegah masuknya bakteri, virus atau partikel jahat lain. Selain itu masker elektrik tersebut juga dilengkapi dengan kipas sehingga pengguna dapat bernapas dengan normal tanpa merasa sesak.”
Lihat Juga :