Habib Rizieq Pulang, Fadli Zon Berharap Tidak Dikriminalisasi
Selasa, 10 November 2020 - 20:23 WIB
loading...
Anggota DPR RI, Fadli Zon menyebut, kepulangan Habib Rizieq Shihab adalah berita gembira. FOTO/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Anggota DPR RI, Fadli Zon menyebut, kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air merupakan berita gembira bagi rakyat Indonesia. Fadli mengakui, dirinya memiliki kedekatan dengan Habib Rizieq. Bahkan, dirinya pun sempat beberapa kali bertemu di Mekkah.
"Dan memang dalam beberapa waktu lalu kesulitan untuk pulang ke Tanah Air. Saya berhubungan dengan beliau, dia ingin pulang ke Tanah Air itu sejak beberapa tahun lalu," kata Fadli di Bandung, Selasa (10/11/2020).
Meski begitu, menurut Fadli, kepulangan Habib Rizieq dari Mekkah tak semudah membalikkan telapak tangan. Dia menyebut, ada invisible hand yang membuat Habib Rizieq sulit pulang ke Tanah Air. (Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin Sambut Baik Revolusi Akhlak Habib Rizieq )
"Perlakuan (terhadap) Habib Rizieq di Saudi sangat baik. Beliau tidak ada masalah dengan pemerintah setempat, tetapi ada invisible hand yang membuatnya tidak bisa pulang," katanya.
Fadli membeberkan, dalam upayanya pulang ke Tanah Air, Habib Rizieq beberapa kali sudah mengurus kepulangannya di kantor Imigrasi setempat. Bahkan, sudah membeli tiket pesawat ke Tanah Air. "Keluarga boleh masuk (ke Mekkah), tapi Habib Rizieq-nya tidak boleh (pulang), kemudian ada hal lainnya," ungkapnya.
Karena itu, Fadli menyatakan bahwa Habib Rizieq yang tiba di Tanah Air, Selasa (10/11/2020) pagi, merupakan kabar gembira. Dia berharap, Habib Rizieq pun diperlakukan secara adil layaknya warga negara Indonesia (WNI) lainnya dan tidak dikriminalisasi. (Baca juga: Habib Rizieq Pulang, Zulkifli Hasan Sarankan Rekonsiliasi )
"Kepulangan Habib Rizieq adalah berita gembira. Saya ikut menyelamati, kita lihat antusias warga yang jemput itu luar biasa dan seharusnya dilakukan adil dan tidak ada kriminalisasi," katanya.
"Dan memang dalam beberapa waktu lalu kesulitan untuk pulang ke Tanah Air. Saya berhubungan dengan beliau, dia ingin pulang ke Tanah Air itu sejak beberapa tahun lalu," kata Fadli di Bandung, Selasa (10/11/2020).
Meski begitu, menurut Fadli, kepulangan Habib Rizieq dari Mekkah tak semudah membalikkan telapak tangan. Dia menyebut, ada invisible hand yang membuat Habib Rizieq sulit pulang ke Tanah Air. (Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin Sambut Baik Revolusi Akhlak Habib Rizieq )
"Perlakuan (terhadap) Habib Rizieq di Saudi sangat baik. Beliau tidak ada masalah dengan pemerintah setempat, tetapi ada invisible hand yang membuatnya tidak bisa pulang," katanya.
Fadli membeberkan, dalam upayanya pulang ke Tanah Air, Habib Rizieq beberapa kali sudah mengurus kepulangannya di kantor Imigrasi setempat. Bahkan, sudah membeli tiket pesawat ke Tanah Air. "Keluarga boleh masuk (ke Mekkah), tapi Habib Rizieq-nya tidak boleh (pulang), kemudian ada hal lainnya," ungkapnya.
Karena itu, Fadli menyatakan bahwa Habib Rizieq yang tiba di Tanah Air, Selasa (10/11/2020) pagi, merupakan kabar gembira. Dia berharap, Habib Rizieq pun diperlakukan secara adil layaknya warga negara Indonesia (WNI) lainnya dan tidak dikriminalisasi. (Baca juga: Habib Rizieq Pulang, Zulkifli Hasan Sarankan Rekonsiliasi )
"Kepulangan Habib Rizieq adalah berita gembira. Saya ikut menyelamati, kita lihat antusias warga yang jemput itu luar biasa dan seharusnya dilakukan adil dan tidak ada kriminalisasi," katanya.
Lihat Juga :