Sekretaris Djoko Tjandra Ungkap Aliran Uang kepada Tommy Sumardi

Selasa, 10 November 2020 - 18:28 WIB
loading...
Sekretaris Djoko Tjandra...
Sekretaris Eksekutif Mulia Group Nurmawan Fransisca mengaku memberikan uang kepada Tommy Sumardi atas perintah Djoko Tjandra pertamakali sebesar USD100 ribu. Foto: SINDOnews/Raka Dwi Novianto
A A A
JAKARTA - Sekretaris Eksekutif Mulia Group Nurmawan Fransisca yang menjadi saksi dalam persidangan Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi. Fransisca membeberkan yang saat itu menjadi Sekretaris Djoko Tjandra, dimintai keterangannya terkait penyerahan uang kepada terdakwa Tommy Sumardi.

Fransisca menjelaskan awal mula uang diberikan pertama kali pada 27 April 2020 dengan nominal sebesar USD100 ribu. Uang tersebut pun diberikan ke anak buah Djoko Tjandra, Nurdin, yang berperan sebagai kurir untuk diantarkan kepada Tommy.

"Bapak (Djoko Tjandra) bilang, 'Kamu siapkan uang USD 100 ribu untuk Bapak Tommy," ujar Fransisca dalam kesaksiannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (10/11/2020).

(Baca: ICW Desak KPK Terbitkan Surat Perintah Penyelidikan Kasus Djoko Tjandra)

Lalu penyerahan kedua, kata Fransisca, dilakukan pada 28 April 2020 dengan total uang sebesar SGD 200 ribu. Penyerahan uang terjadi di Hotel Mulia, dengan perintah Fransisca terlebih dahulu menunggu orang dari Djoko Tjandra untuk menyerahkan uang tersebut.

Setelah mendapatkan uang tersebut, Djoko menyuruh Fransisca menunggu di Hotel Mulia terlebih dahulu untuk bisa menyerahkan uang SGD 200 ribu kepada Tommy.

"Saya info beliau bahwa uang yang Bapak sampaikan sudah saya terima. Pak Djoko bilang, 'Sis, kamu tunggu aja dulu di sana. Kamu makan dulu, istirahat. Nanti siang uang itu kamu serahkan ke Pak Tommy'," kata Fransisca.

Uang itu diserahkan ke Tommy dan Sisca membuat tanda terima. Setiap penyerahan, Sisca mengaku membuat tanda terima untuk laporan dirinya kepada Djoko Tjandra. Pembuatan tanda terima itu merupakan inisiatif pribadinya.

(Baca: Tommy Sumardi Didakwa Turut Bantu Djoko Tjandra Suap 2 Jenderal Polisi)

Pemberian uang kembali dilakukan yakni pada 29 April 2020 sebesar USD 100 ribu, lalu 4 Mei 2020 sebesar USD 150 ribu. Lalu pada 12 Mei 2020 penyerahan uang senilai USD 100 ribu diberikan di suatu acara di bakti sosial dapur Polri di Jalan Penjernihan 1 Jakarta Pusat.

Dan penyerahan uang terakhir dilakukan pada 22 Mei 2020. Dimana Nurdin langsung ke rumah Tommy yang berada di Menteng, Jakarta Pusat untuk menyerahkan uang senilai USD 50 ribu.

Nurdin mengatakan dalam proses tersebut, tanda terima penyerahan uang selalu diberikan kepada Fransisca. Sedangkan Fransisca mengatakan bukti tanda terima itu di-scan dan dikirim ke Djoko Tjandra melalui email maupun pesan WhatsApp. "Itu inisiatif saya sendiri," kata Fransisca.

Dalam perkara ini, Jaksa Penuntut Umum sebelumnya mendakwa Djoko Tjandra menyuap dua jenderal polisi senilai Rp8,31 miliar guna menghapus namanya dari Daftar Buronan Orang (DPO). Djoko juga menyuap Jaksa Pinangki Sirna Malasari sebesar Rp7,35 miliar.

(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Pakai Rompi Oranye usai Ditetapkan Tersangka
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved