Lebih Terkendali, Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Turun
Selasa, 10 November 2020 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
Dengan begitu, tegas Wiku, ini akan menjadi modal untuk kembali beraktivitas dengan beradaptasi kebiasaan baru ke depan untuk pemulihan ekonomi nasional. “Potensi untuk saling mengingatkan ini besar sekali dan sudah mereka jalankan. Dan, toleransi seperti inilah yang kita perlukan dalam modal kita untuk bekerja ke depan,” tegasnya. (Baca juga: UIN Jakarta Dirikan Pusat Kajian Halal)
Apalagi, kata Wiku, saat ini tren Covid-19 di Indonesia relatif terkendali. Ini sebuah prestasi nasional, bukti masyarakat dan pemerintah bersama-sama bisa mengendalikan kasus Covid-19. “Jadi, ini adalah suatu prestasi nasional bersama, ternyata masyarakat dan pemerintah bisa bersama-sama mengendalikan kasus,” tandasnya.
Di sisi lain, Wiku mengatakan, pandemi Covid-19 telah berlangsung selama delapan bulan. Kegiatan masyarakat sebagian sudah mulai kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Berdasarkan hasil monitoring dalam sebulan lebih, sebanyak 20 juta orang dipantau disiplin melakukan protokol kesehatan. “Kami di satgas memiliki alat monitor tentang perilaku yang ada di masyarakat. Dan, sudah kita operasikan sebulan lebih,” terangnya.
Dia mengungkapkan, ada sebanyak 500 laporan masuk per detik ke alat monitoring perubahan perilaku. Kini dalam sebulan lebih bekerja sebanyak 20 juta orang dipantau disiplin protokol kesehatan.
“Mereka melaporkan setiap hari, setiap jam tentang penerapan protokol 3M itu di masyarakat, dan real time difoto dan dikirimkan kepada kami, laporannya sekitar 500 laporan per detik dari seluruh Indonesia. Dan, saat sekarang ini sudah ada 20 juta orang yang dipantau. Dan, dari 4.500.000 titik yang dipantau di seluruh Indonesia,” kata Wiku.
Dari laporan ini, kata Wiku, satgas akan menilai kepatuhan individu dan institusi. Ternyata kepatuhan individu menggunakan masker sudah sangat bagus. Hanya ada sekitar 20% yang belum menggunakan, belum tertib menggunakan masker. Begitu juga dengan menjaga jarak dan cuci tangan.
“Selain itu, kita juga lihat kepatuhan institusi. Jadi, kalau tadi sudah dijelaskan oleh para menteri tentang ekonomi yang sudah berjalan dan modal kita ke depan, ternyata kedisiplinan yang menangani termonitor. Dan, memang belum seluruhnya disiplin, tetapi itu yang harus kita kerjakan,” kata Wiku. (Baca juga: 7 Cara Sederhana Atasi Masalah Lambung)
Perubahan Perilaku
Apalagi, kata Wiku, saat ini tren Covid-19 di Indonesia relatif terkendali. Ini sebuah prestasi nasional, bukti masyarakat dan pemerintah bersama-sama bisa mengendalikan kasus Covid-19. “Jadi, ini adalah suatu prestasi nasional bersama, ternyata masyarakat dan pemerintah bisa bersama-sama mengendalikan kasus,” tandasnya.
Di sisi lain, Wiku mengatakan, pandemi Covid-19 telah berlangsung selama delapan bulan. Kegiatan masyarakat sebagian sudah mulai kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Berdasarkan hasil monitoring dalam sebulan lebih, sebanyak 20 juta orang dipantau disiplin melakukan protokol kesehatan. “Kami di satgas memiliki alat monitor tentang perilaku yang ada di masyarakat. Dan, sudah kita operasikan sebulan lebih,” terangnya.
Dia mengungkapkan, ada sebanyak 500 laporan masuk per detik ke alat monitoring perubahan perilaku. Kini dalam sebulan lebih bekerja sebanyak 20 juta orang dipantau disiplin protokol kesehatan.
“Mereka melaporkan setiap hari, setiap jam tentang penerapan protokol 3M itu di masyarakat, dan real time difoto dan dikirimkan kepada kami, laporannya sekitar 500 laporan per detik dari seluruh Indonesia. Dan, saat sekarang ini sudah ada 20 juta orang yang dipantau. Dan, dari 4.500.000 titik yang dipantau di seluruh Indonesia,” kata Wiku.
Dari laporan ini, kata Wiku, satgas akan menilai kepatuhan individu dan institusi. Ternyata kepatuhan individu menggunakan masker sudah sangat bagus. Hanya ada sekitar 20% yang belum menggunakan, belum tertib menggunakan masker. Begitu juga dengan menjaga jarak dan cuci tangan.
“Selain itu, kita juga lihat kepatuhan institusi. Jadi, kalau tadi sudah dijelaskan oleh para menteri tentang ekonomi yang sudah berjalan dan modal kita ke depan, ternyata kedisiplinan yang menangani termonitor. Dan, memang belum seluruhnya disiplin, tetapi itu yang harus kita kerjakan,” kata Wiku. (Baca juga: 7 Cara Sederhana Atasi Masalah Lambung)
Perubahan Perilaku
Lihat Juga :