Pandemi Tak Kunjung Berakhir, Jaga Kesehatan Jadi Hal Utama

loading...
Pandemi Tak Kunjung Berakhir, Jaga Kesehatan Jadi Hal Utama
Pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia tak juga menunjukkan tren menurun. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia tak juga menunjukkan tren menurun. Tercatat kasus positif Virus Corona hingga 5 November 2020 bertambah 4.065 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 425.796 orang positif Corona.

(Baca juga: Dengan Kondisi Sekarang, Habib Rizieq Diimbau Jangan Pulang Dulu)

Melihat kondisi ini, Pakar Imunisasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) sekaligus Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Sri Rezeki S. Hadinegoro mempertanyakan kembali kemampuan 3T (tracing, testing, dan treatment) yang dilakukan oleh pemerintah.

(Baca juga: Penempatan Pekerja Migran Dinilai Harus Sesuai Nilai Kemanusiaan)



"Kemudian juga yang namanya 3T, satu testing, tracing, sama treating, dan terutama testing dan tracing itu yang mungkin perlu ditinjau kembali apakah sudah maksimal gitu," ungkap Sri.

Apalagi kata Sri, gelombang pertama Covid-19 di Indonesia masih belum selesai. Bahkan puncak Covid-19 belum tercapai.

"Negara kita ini gelombang satu aja belum selesai. Puncaknya belum tercapai, nah ini kenapa ini yang menjadi masalah sebetulnya. Berarti transmisi infeksinya ini masih terjadi gitu loh. Jadi ini masih ada penularan," jelasnya.



Karena itu, menjaga kondisi kesehatan agar tetap bugar menjadi penting. Bahkan dari pihak Unilever punya banyak produk untuk membantu agar kondisi tubuh tetap sehat dan bugar. Selain itu perlu kiat agar kondisi kesehatan tetap bugar.

Pertama, hindari tuntutan yang mengakibatkan stres. Meskipun ada kalanya, stres dibutuhkan untuk mendukung produktivitas kerja. Misalnyamemiliki deadline kerja yang ketat dan harus diselesaikan sesegera mungkin.

Kedua konsumsi makanan yang bergizi, meluangkan waktu untuk berolahraga. Menghindari beban kerja yang berlebihan juga bisa menjadi solusi, sehingga stres tidak menjadi berlebihan.

Kemudian penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran Covid-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktivitas di luar rumah.

"Seluruh anggota di dalam rumah harus menjadi agen utama pelaku sosialisasi agar setiap individu tergerak dan bertanggung jawab menjalankan protokol kesehatan keluarga serta saling menjaga satu sama lain. Di sinilah peran ibu dalam keluarga menjadi pengawas yang memastikan keluarga aman dari Covid-19," kata Juru bicara Kementerian Pemberdayaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Ratna Susianawati.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top