Refly Harun: Habib Rizieq Akan Mainkan Peran Signifikan dalam Politik Indonesia
Jum'at, 06 November 2020 - 08:40 WIB
loading...
Habib Rizieq Shihab. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ahli hukum tata negara Refly Harun menilai Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab akan memainkan peran signifikan dalam politik Indonesia.
Dalam video berjudul 'FINAL!! 10 NOVEMBER, HABIB RIZIEQ TIBA!!' yang tayang di Channel YouTube Refly Harun, Jumat (6/11/2020), Refly Harun antara lain kembali menyinggung pentingnya ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold dihilangkan.
"Presidential threshold dihilangkan, agar orang seperti Habib Rizieq , kalau memang ingin berbuat bagi negara, ya turun gelanggang, ikut berpolitik. Atau memang tetap menjadi penjaga moral dengan organisasinya," ujarnya.
![Refly Harun: Habib Rizieq Akan Mainkan Peran Signifikan dalam Politik Indonesia]()
Refly mengatakan, yang jelas sosok seperti Habib Rizieq akan memainkan peran signifikan dalam politik Indonesia walaupun dia berasal dari jalur nonpartai. "Mungkin sama seperti Gatot Nurmanyo juga, dalam dimensi yang berbeda. Kalau satu dimensi kedaian, sebagai pemimpin umat, satu lagi sebagai mantan Panglima TNI yang tentu punya pengalaman juga," katanya.
(Baca juga: Habib Rizieq Pulang, Sekjen MUI Ungkap Pepatah Hujan Emas dan Batu ).
Refly menyebut, tokoh-tokoh lain juga harus diberi keempatan untuk mewarnai politik Indonesia. Semisal, ada nama mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan tokoh-tokoh partai lama lainnya. Ada juga tokoh nonpartai yang sudah sering disebut sebagai calon presiden seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Dalam video berjudul 'FINAL!! 10 NOVEMBER, HABIB RIZIEQ TIBA!!' yang tayang di Channel YouTube Refly Harun, Jumat (6/11/2020), Refly Harun antara lain kembali menyinggung pentingnya ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold dihilangkan.
"Presidential threshold dihilangkan, agar orang seperti Habib Rizieq , kalau memang ingin berbuat bagi negara, ya turun gelanggang, ikut berpolitik. Atau memang tetap menjadi penjaga moral dengan organisasinya," ujarnya.

Refly mengatakan, yang jelas sosok seperti Habib Rizieq akan memainkan peran signifikan dalam politik Indonesia walaupun dia berasal dari jalur nonpartai. "Mungkin sama seperti Gatot Nurmanyo juga, dalam dimensi yang berbeda. Kalau satu dimensi kedaian, sebagai pemimpin umat, satu lagi sebagai mantan Panglima TNI yang tentu punya pengalaman juga," katanya.
(Baca juga: Habib Rizieq Pulang, Sekjen MUI Ungkap Pepatah Hujan Emas dan Batu ).
Refly menyebut, tokoh-tokoh lain juga harus diberi keempatan untuk mewarnai politik Indonesia. Semisal, ada nama mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan tokoh-tokoh partai lama lainnya. Ada juga tokoh nonpartai yang sudah sering disebut sebagai calon presiden seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Lihat Juga :