PBNU: Tak Ada Konflik yang Disebabkan Agama

Selasa, 03 November 2020 - 20:25 WIB
loading...
PBNU: Tak Ada Konflik...
Ketua Lapkesdam PBNU Rumadi Ahmad menyebut tidak ada konflik masyarakat di Indonesia yang disebabkan oleh agama. Foto; SINDOnews/Abdul Rochim
A A A
JAKARTA - Ketua Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lapkesdam) PBNU Rumadi Ahmad mengatakan, tugas para tokoh agama salah satunya adalah mencegah terjadinya konflik keagamaan.

Menurutnya, setiap kali terjadi konflik keagamaan, semua tokoh agama sepakat untuk menolak bahwa konflik itu disebabkan konflik agama, tapi disebabkan faktor di luar agama. "Baik konflik agama secara langsung atau konflik bukan karena agama, faktornya ada di luar agama karena semua orang meyakini agama adalah seruan kebajikan. Sesuatu yang suci tidak mungkin melahirkan sesuatu yang kotor," ujarnya dalam Rapat Koordinasi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama Tahun 2020 yang disiarkan secara virtual, Selasa (3/11/2020).

(Baca: Singgung Pemilihan Pengurus, Tito Tak Mau FKUB Dibajak Kelompok Intoleran)

Dikatakan Rumadi, saat ini banyak terjadi konflik keagamaan di Indonesia. Tapi dalam sejarahnya, Indonesia tidak memiliki memori konflik agama. "Meskipun di tempat lain ada sejarah perang Islam dan Kristen, Perang Salib, tapi di Indonesia tidak ada. Ini modal sosial yang luar biasa yang harus kita teruskan," urainya.

Menurutnya, citra dan warna agama sangat ditentukan oleh para tokohnya dalam memberikan pesan keagamaan kepada masyarakat. "Potret keberagamaan yang menyejukkan harus diawali para pemimpin agama, terutama orang-orang yang setiap hari menyampaikan pesan keagamaan misalnya dai, khatib, atau pendeta," katanya.

Dikatakan Rumadi, hal penting adalah bagaimana orang yang mempunyai jalur komunikasi langsung dengan masyarakat awam dalam menentukan karakter beragama harus didorong menjadi orang yang punya karakter moderat, termasuk para guru agama. "Peran mereka sangat penting untuk menjadi atau membentuk potret atau karakter keberagamaan anak didiknya. PR yang sangat penting sekarang adalah menciptakan paham keagamaan yang moderat," urainya.

(Baca: Pernyataan Presiden Prancis Picu Gelombang Protes, Ini Tanggapan PBNU)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Rekomendasi
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Berita Terkini
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved