Muktamar PPP Dipanaskan Isu Private Jet Suharso Monoarfa
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 13:41 WIB
loading...
A
A
A
Melihat tingkah laku calon ketum seperti ini, kata Nizar, sangat tidak simpati dan empati terhadap penderitaan kader PPP dan masyarakat yang sedang kesusahan untuk membiayai kebutuhan hidup.
Terpisah, Ketua Organizing Committee Muktamar PPP, Amir Uskara mengatakan, dirinya tidak tahu dana dari mana yang digunakan Suharso menyewat private jet tersebut. Sebab, dirinya hanya mengurus persiapan muktamar partai berlambang Ka'bah tersebut. (Baca juga: Maju Caketum PPP, Suharso Monoarfa Optimistis Lampaui Ambang Batas PT )
"Kalau saya cuma mempersiapkan dari sisi ke panitiaan. Kalau persoalan calon masing-masing itu saya kira itu di luar domain saya untuk mengomentari," kata Amir saat dihubungi wartawan, Kamis (29/10/2020).
Kendati demikian, Amir yakin Suharso tidak menggunakan dana partai karena dana partai dipegang oleh Bandara Umum PPP. "Tapi yang pasti saya kira kalau dana DPP (PPP) masih dikendalikan oleh bendahara. Jadi kalau dari DPP saya kira tidak mungkin, kalau yang lain-lain saya kira tidak tahu dari mana (duitnya)," katanya.
Amir juga berharap muktamar yang akan berlangsung di Makassar, 19 Desember 2020 mendatang, menghasilkan ketua umum yang dapat mengembalikan kejayaan PPP pada Pemilu 2024 yang akan datang. "Mudah-mudahan bisa menghasilan ketum yang bisa mengangkat kembali citra dan martabat PPP untuk kembali jadi pemenang dalam Pemilu 2024. Pasti tujuannya kita ke sana," katanya.
Terpisah, Ketua Organizing Committee Muktamar PPP, Amir Uskara mengatakan, dirinya tidak tahu dana dari mana yang digunakan Suharso menyewat private jet tersebut. Sebab, dirinya hanya mengurus persiapan muktamar partai berlambang Ka'bah tersebut. (Baca juga: Maju Caketum PPP, Suharso Monoarfa Optimistis Lampaui Ambang Batas PT )
"Kalau saya cuma mempersiapkan dari sisi ke panitiaan. Kalau persoalan calon masing-masing itu saya kira itu di luar domain saya untuk mengomentari," kata Amir saat dihubungi wartawan, Kamis (29/10/2020).
Kendati demikian, Amir yakin Suharso tidak menggunakan dana partai karena dana partai dipegang oleh Bandara Umum PPP. "Tapi yang pasti saya kira kalau dana DPP (PPP) masih dikendalikan oleh bendahara. Jadi kalau dari DPP saya kira tidak mungkin, kalau yang lain-lain saya kira tidak tahu dari mana (duitnya)," katanya.
Amir juga berharap muktamar yang akan berlangsung di Makassar, 19 Desember 2020 mendatang, menghasilkan ketua umum yang dapat mengembalikan kejayaan PPP pada Pemilu 2024 yang akan datang. "Mudah-mudahan bisa menghasilan ketum yang bisa mengangkat kembali citra dan martabat PPP untuk kembali jadi pemenang dalam Pemilu 2024. Pasti tujuannya kita ke sana," katanya.
(abd)
Lihat Juga :