Sepakat Tingkatkan Kerja Sama, RI-AS Kian Mesra

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 06:35 WIB
loading...
A A A
Retno Marsudi yang turut dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, AS berkomitmen kuat melanjutkan kemitraan komprehensif strategis dengan Indonesia. Di bidang ekonomi, kata dia, Negeri Paman Sam akan mendorong lebih banyak pengusaha Amerika untuk melakukan hubungan ekonomi dengan Indonesia.

“Juga kerja sama di bidang pertahanan. Oleh karena itu Pompeo juga mengatakan bahwa tidak ingin hanya menjalin hubungan baik pada tingkat pemerintah, tetapi juga menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan kalangan akar rumput dan semua pemangku kepentingan di Indonesia,” ucapnya.

Retno menambahkan, Indonesia dinilai oleh AS memiliki peran khusus di kawasan Asia Tenggara. Peran inilah yang membuat AS bekerja sama dengan lebih baik lagi.

Pada kunjungan tersebut, Pompeo menyampaikan penghargaan terhadap peran Indonesia untuk isu Afganistan. Seperti diketahui Indonesia bersama AS dan negara-negara lain bekerja sama untuk mewujudkan perdamaian di Afghanistan. (Baca juga: Jangan Skip Buah Walau sedang Berlibur)

Sementara, peneliti pada International Institute for Strategic Studies Aaron Connelly mengungkapkan, upaya pemerintahan AS untuk menyakinkan negara-negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Vietnam, tidak akan berdampak besar.

"Pompeo fokus pada kompetisi dengan China dan pendekatan tersebut tidak diterima baik di kawasan ini," kata Connellydilansir The Sydney Morning Herald.

Menurutnya, salah satu alasan utama negara-negara di Asia Tenggara melihat AS sedang mencoba mendelegitimasi kekuatan China. AS, kata dia, juga selalu dikaitkan dengan demokrasi dan hak asasi manusia (HAM), namun negara-negara Asia memandang hal itu sebagai isu politik domestik.

Dia berpendapat, China justru menjadi salah satu kunci mitra perdagangan bagi Indonesia. Investasi China di Indonesia juga relatif besar. Apalagi, Melu RI Retno Marsudi pernah mengatakan, Indonesia tidak ingin terjebak dalam rivalitas AS-China.

Adapun pengamat politik Idil Akbar mengatakan, kunjungan Pompeo membawa sejumlah agenda AS dan Asia-Pasifik. Apalagi waktu kunjungan ini dilakukan menjelang pemilihan Presiden Amerika Serikat, tensi geopolitik di AS-China sedang memanas, disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja dan tidak lama pascakunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto ke AS. (Baca juga: Buronan Kasus Suap Perkara MK Ditangkap KPK)

“Saya melihat ada kaitannya dengan kunjungan Prabowo ke AS . Paling tidak ada pengaruh menhan datang ke AS, ada pembicaraan penting tentang alutsista dan kerja sama militer,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama Pertahanan hingga Teknologi
Presiden Prabowo ke...
Presiden Prabowo ke PM Wong: Hubungan Indonesia-Singapura Harus Langgeng
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Hari Ini Prabowo dan...
Hari Ini Prabowo dan PM Singapura Bertemu Bahas Kerja Sama Bilateral hingga Isu Global
Hari Ini Prabowo Bertemu...
Hari Ini Prabowo Bertemu Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Rekomendasi
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
Berita Terkini
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
10 Tahun Arbitrase Laut...
10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
Febrie Ditetapkan Jadi...
Febrie Ditetapkan Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi dan Langgar HAM
Rakernas Perdana IKAL...
Rakernas Perdana IKAL Lemhannas Rumuskan Program Strategis Dukung Asta Cita Prabowo
Infografis
AS Sepakat untuk Kirim...
AS Sepakat untuk Kirim Jet Tempur F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved